Indonesia Masih Musim Kemarau, Kok Medan dan Aceh Sudah Hujan?

Kompas.com - 22/08/2019, 08:07 WIB
Prakiraan Awal Musim Hujan 2019/2020 BMKGPrakiraan Awal Musim Hujan 2019/2020

KOMPAS.com- Hujan turun di beberapa wilayah Indonesia, seperti Aceh dan Medan. Padahal menurut BMKG, Indonesia kini masih mengalami musim kemarau dan musim hujan akan datang terlambat sehingga menyebabkan kekeringan panjang.

Alhasil, beberapa netizen pun bertanya-tanya ketika membaca berita yang dimuat Kompas.com mengenai kekeringan yang melanda Indonesia. Mereka mengatakan bahwa daerah mereka, seperti Medan dan Aceh, sudah sering turun hujan.

Untuk menjawab persoalan tersebut, Kompas.com menghubungi Kasubid Analisis Informasi Iklim BMKG, Adi Ripaldi, Rabu (21/8/2019) yang menyatakan bahwa hujan yang terjadi saat ini masih bersifat normal atau wajar.

"Jika terjadi hujan-hujan lokal di musim kemarau itu ya biasa. Musim kemarau bukan berarti tidak ada hujan sama sekali, tetapi curah hujan memang rendah sifatnya," kata Adi.

Baca juga: Spesialnya Ambon dan Papua, Hujan Saat yang Lain Kemarau

Menurut dia, hujan yang terjadi dalam kategori lokal, ringan atau tidak deras dan juga tidak lama, sehingga tidak berarti musim kemarau di Indonesia telah berakhir.

Hujan-hujan lokal bisa sangat mungkin terjadi di beberapa wilayah Indonesia karena Indonesia dikelilingi lautan. Alhasil, masih memungkinkan adanya suplai penguapan dari laut yang tumbuh menjadi awan berpotensi hujan.

Namun, Adi menekankan bahwa ini hanya terjadi pada titik-titik tertentu saja.

Di bulan September mendatang, potensi hujan yang intens baru akan terjadi di wilayah Aceh, Sumatera Utara, Kalimantan Barat, Kalimantan Utara, Papua Barat dan Tengah. Sebab, wilayah tersebut sudah memasuki musim hujan sejak Juli dan awal Agustus.

Baca juga: BMKG Jelaskan Penyebab Musim Hujan 2019/2020 di Indonesia Terlambat

"Jadi sangat memungkinkan kalau ada yang bilang, di wilayah Medan dan Aceh sekarang sering hujan. Wilayah itu dan beberapa wilayah lainnya memang sudah memasuki musim hujan, bahkan puncak kemaraunya sudah selesai di periode Juni-Juli" jelas Adi.

Musim hujan sendiri akan bergerak dari daerah ujung barat Indonesia ke arah timur.

"Kalau musim hujan itu ya (umumnya) memang bergerak dari wilayah Aceh, lalu bergerak ke provinsi lain di sumatera dan seterusnya".

Namun, untuk wilayah pulau Jawa, potensi hujan di September masih rendah.

Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di artikel ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini!


Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di bawah ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X