Habis Minum Obat Kolesterol dan Hipertensi, Bolehkah Makan Daging Sepuasnya?

Kompas.com - 10/08/2019, 16:23 WIB
Daging Kambing Panggang ala Turki. KOMPAS/LASTI KURNIADaging Kambing Panggang ala Turki.

KOMPAS.com - Godaan berbagai menu hidangan daging di meja makan saat hari raya seperti Idul Adha ini memang sering menjadi dilema. Terutama bagi mereka yang sudah berusia lanjut dan mempunyai riwayat hipertensi serta kolesterol, berbagai olahan daging kambing dan sapi bak godaan terlarang.

Untuk mengakalinya, tidak sedikit yang lantas meminum obat penyakitnya dahulu sebelum makan sepuasanya. Harapannya, obat bisa menangkal efek buruk makanan dan penyakit tidak kambuh.

Namun, benarkah meminum obat untuk hipertensi atau kolesterol bisa mengantisipasi datangnya penyakit usai makan daging sepuasnya?

Baca juga: Mitos atau Fakta: Benarkah Daging Kambing Bikin Hipertensi?

Kompas.com menghubungi spesialis penyakit dalam konsultan ginjal dan hipertensi dr Tunggul Situmorang, Sp.PD-KGH dari RS Cipto Mangunkusumo pada hari Jumat (9/8/2019) untuk mendapatkan jawabannya.

Menurut Tunggul, meminum obat-obatan lalu setelahnya mengonsumsi berbagai olahan daging kambing sepuasnya itu tidak ada gunanya.

"Lah mekanisme obat-obatan itu tidak begitu. Fungsi obat untuk hipertensi sama kolesterol itu efeknya jangka panjang atau lama prosesnya. Tidak akan memberi efek minum obatnya (kalau) setelah itu makan olahan daging banyak garam dan lemak sepuasnya. Ya, bakal tetap kambuh juga," jelasnya.

"Persepsi masyarakat setelah minum obat (hipertensi atau kolesterol), lalu bisa sepuasnya makan daging, itu salah dan harus diluruskan," imbuh Tunggul.

Baca juga: 5 Mitos Soal Kolesterol yang Bikin Salah Paham, Jangan Keliru Lagi

Kolesterol dan hipertensi bukan penyakit yang bisa datang secara tiba-tiba. Hal itu terjadi akibat penumpukan lemak yang telah lama pada pembuluh darah.

Lebih lanjut, Tunggul menerangkan bahwa sifat dan efek obat untuk hipertensi atau kolesterol itu berbeda dengan obat penyakit gula.

Obat untuk penyakit gula memang ada yang punya efek jangka pendek reaksi obatnya, dan ada yang berjangka panjang atau lama reaksi obatnya. Namun, evaluasi obat-obatan untuk hipertensi atau kolesterol dalam tubuh manusia itu bisa saja baru terjadi beberapa bulan setelah dikonsumsi secara rutin.

Jadi, percuma saja kalau Anda baru minum obat hipertensi dan kolesterol hari ini atau bahkan besok pagi, lantas makan olahan kambing dan sapi yang tinggi garam dan lemak sepuasnya. Efek obat baru akan muncul beberapa bulan lagi.

Baca juga: Jangan Salah, Sakit Kepala Bukan Ciri dari Hipertensi

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X