Kompas.com - 09/08/2019, 17:35 WIB
Ilustrasi bawang putih AmaritaIlustrasi bawang putih

KOMPAS.com- Bawang putih biasanya digunakan sebagai rempah dapur untuk menambahkan rasa gurih dan sedap pada masakan tersebut.

Namun dilansir dari Mother Nature Network, 27 Juli 2019; bawang putih sebetulnya juga memiliki manfaat kesehatan.

Menurunkan tekanan darah

Meskipun ada banyak tinjauan dengan hasil yang beragam mengenai dampak bawang terhadap kolesterol, para peneliti telah menemukan bahwa bawang putih memiliki manfaat pada tekanan darah.

Beberapa penelitian menemukan bahwa suplemen bawang putih menurunkan tekanan darah pada orang-orang yang memiliki penyakit hipertensi.

Menurut The Cleveland Clinic, para peneliti menduga bahwa sel darah merah mengubah sulfur dalam bawang putih menjadi gas hidrogen sulfida, yang mana dapat mempeluas pembuluh darah sehingga tekanan darah pun berkurang.

Baca juga: Seberapa Menyehatkan Bawang Merah dan Bawang Putih? Begini kata Ahli

Mencegah dan memerangi pilek

Bawang putih bisa menjadi alternatif obat saat datangnya musim pilek dan flu. Menurut para peneliti, kuncinya ada pada fitokimia allicin, sebuah senyawa antimikroba yang terdapat dalam bawang putih.

Penelitian di Inggris menemukan bahwa orang yang meminum suplemen allicin 46 persen lebih jarang mengalami pilek dan sembuh lebih cepat sehari daripada orang-orang pada umumnya ketika terkena pilek dan flu.

Menambah sistem kekebalan tubuh

Menurut The Cleveland Clinic, bawang putih segar dan dimasak dapat menambah sistem kekebalan tubuh.

Dalam penelitian laboratorium, bawang putih ditemukan dapat membunuh sel-sel kanker, dan beberapa penelitian juga menunjukkan hasil yang sama pada manusia.

Baca juga: Viral, Benarkah Tempelkan Bawang Putih di Tangan Bisa Sembuhkan Sakit Gigi?

Lalu menurut lowa Women's Health Study, mereka yang rutin mengonsumsi bawang putih, buah-buahan dan juga sayuran memiliki risiko 35 persen lebih rendah terhadap kanker usus besar.

Penelaahan yang diselenggarakan oleh World Cancer Research Fund and American Institute for Cancer Research juga menyimpulkan bahwa rutin mengonsumsi bawang putih mungkin bisa melindungi diri dari kanker kolorektal pada usus besar.

Mengontrol diabetes

Dalam sebuah analisis dari sembilan uji klinis yang melibatkan 768 pasien dengan penyakit diabetes tipe 2, para peneliti menemukan hasil positif pada mereka yang mengonsumsi suplemen bawang putih.

Pasien yang mengonsumsi 50-1.500 mg suplemen bawang putih setiap hari selama 2-3 bulan mengalami penurunan yang signifikan pada tingkat glukosa dalam darah mereka.

Baca juga: 4 Manfaat Tersembunyi Bawang Putih, Salah Satunya Bikin Luka Bakar

Memelihara rambut dan kulit
Antioksidan, nutrisi dan antibakteri yang ada di dalam bawah putih bisa menjadi pilihan untuk perawatan rambut dan kulit Anda.

Beberapa penelitian menyatakan bahwa allicin di dalam bawang putih mungkin membantu mencegah kerontokan rambut dan kandungan alami antimikrobanya mungkin menjaga rambut dan kulit tetap sehat.

Untuk alasan serupa, banyak orang mencoba menggunakan bawang putih mentah pada noda di kulit dan membunuh bakteri penyebab jerawat. Meskipun ini mungkin bisa membantu, namun bawang putih tersebut juga dapat membakar kulit Anda.

Baca juga: Mengunyah Bawang Putih Kok Bikin Bau Mulut?



Sumber Mnn.com
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X