Listrik Padam di Sebagian Jawa, Makanan Apa Saja yang Harus Dibuang dari Kulkas?

Kompas.com - 05/08/2019, 19:41 WIB
Ilustrasi kulkas. Ilustrasi kulkas.

Segala jenis sup dan salad yang mengandung protein hewani, seperti daging ayam, sapi, udang dan telur, juga harus dibuang.

Berbagai jenis keju, kecuali keju keras dan keju yang diproses, silahkan dibuang.

Semua produk susu lainnya, kecuali mentega dan margarin, serta telur dan olahannya juga harus dibuang.

Buah-buahan yang tidak dikeringkan atau dipotong harus dibuang.

Baca juga: Apakah Telur Sebaiknya Disimpan di Kulkas?

Bahan makanan yang bisa disimpan

Di antaranya adalah buah segar yang tidak di potong, buah kalengan dan jus buah yang tidak d buka, selai kacang, saus, buah zaitun, acar, cuka, kedelai, kecap, roti, kue, pancake, waffle, pie buah, mentega dan margarin.

Untuk daging mentah yang dibekukan di dalam freezer, amati baik-baik terlebih dahulu. Bila daging masih terasa dingin atau mengandung es, maka masih boleh dibekukan kembali dan dikonsumsi nanti. 

"Prinsipnya, jika daging mentah yang beku mencair di dalam freezer dan belum dilakukan tindakan apapun, silahkan dibekukan kembali. Namun, jika sudah sempat dikeluar dari kulkas ke suhu ruangan, maka daging tersebut harus langsung dimasak karena sudah terpapar bakteri dan sebagainya," ujar dokter Tan.

Baca juga: Jangan Pernah Simpan Tomat di Kulkas, Ini Alasannya...

Seperti daging; sop, susu, telur dan olahan telur, keju, buah dan sayuran, kacang-kacangan, tepung, roti, kue, pasta, waffle, pancake, dan pizza dengan aneka toping dalam freezer juga boleh dibekukan kembali bila masih terasa dingin dan mengandung es.

Sebaliknya, es krim dan yogurt harus tetap dibuang walaupun masih terasa dingin dan mengandung bunga es.

Akan tetapi jika bahan makanan beku yang disebutkan di atas telah cair dan berada pada suhu di atas 4,44 derajat celcius selama lebih dari 2 jam, maka hampir semuanya harus dibuang.

Pengecualiannya hanyalah keju keras, buah yang belum berubah warna maupun bau, sayur yang belum mencair lebih dari enam jam, roti dan kue yang tidak mengandung custard, tepung, pancake, waffle dan kacang-kacangan.

" Makanan yang basi terkadang tandanya samar. Yang pasti, kontaminasi bakteri dan pembusukan bisa menyebabkan keracunan makanan hingga diare," kata dokter Tan.

Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Menjelajahi Waktu ala Lorong Waktu, Mungkinkah Dilakukan oleh Manusia?

Menjelajahi Waktu ala Lorong Waktu, Mungkinkah Dilakukan oleh Manusia?

Prof Cilik
Bagaimana Situasi ODHA di Tengah Pandemi Corona? Ini Hasil Surveinya

Bagaimana Situasi ODHA di Tengah Pandemi Corona? Ini Hasil Surveinya

Kita
[VIDEO] Tanya Dokter: Benarkah Kalung Eucalyptus Efektif Tangkal Corona?

[VIDEO] Tanya Dokter: Benarkah Kalung Eucalyptus Efektif Tangkal Corona?

Oh Begitu
Ilmuwan Temukan Petunjuk Sumber Energi Galaksi Bima Sakti

Ilmuwan Temukan Petunjuk Sumber Energi Galaksi Bima Sakti

Fenomena
Hati-hati Cuaca Ekstrem di Indonesia Masih Berpotensi 3 Hari ke Depan

Hati-hati Cuaca Ekstrem di Indonesia Masih Berpotensi 3 Hari ke Depan

Fenomena
Unik, Tenyata Seekor Gajah Bisa Melahap 150 Kg Pakan dalam Sehari, Kok Bisa?

Unik, Tenyata Seekor Gajah Bisa Melahap 150 Kg Pakan dalam Sehari, Kok Bisa?

Fenomena
Infeksi Otak Langka dari Amoeba Pemakan Otak Ditemukan di Florida

Infeksi Otak Langka dari Amoeba Pemakan Otak Ditemukan di Florida

Oh Begitu
Serba-serbi Hewan: Hiu Paus Punya Ribuan Gigi Kecil di Sekitar Mata

Serba-serbi Hewan: Hiu Paus Punya Ribuan Gigi Kecil di Sekitar Mata

Fenomena
CDC China: Virus Flu Babi Baru Tidak akan Jadi Pandemi Secepat Itu, Ini Penjelasannya

CDC China: Virus Flu Babi Baru Tidak akan Jadi Pandemi Secepat Itu, Ini Penjelasannya

Fenomena
Dalam 10 Hari di India, 147 Orang Meninggal Dunia Akibat Serangan Petir

Dalam 10 Hari di India, 147 Orang Meninggal Dunia Akibat Serangan Petir

Fenomena
Kasus Baru Covid-19 di Amerika Serikat Meroket, Tapi Kenapa Kurva Kematian Rata?

Kasus Baru Covid-19 di Amerika Serikat Meroket, Tapi Kenapa Kurva Kematian Rata?

Fenomena
239 Ahli Sebut Virus Corona Menyebar di Udara, WHO Sangkal Bukti

239 Ahli Sebut Virus Corona Menyebar di Udara, WHO Sangkal Bukti

Kita
Kementan: Roll On dan Inhaler Eucalyptus Sudah Terdaftar Badan POM

Kementan: Roll On dan Inhaler Eucalyptus Sudah Terdaftar Badan POM

Oh Begitu
Kalung Aromaterapi Eucalyptus Kementan, Mengapa Belum Diuji Klinis?

Kalung Aromaterapi Eucalyptus Kementan, Mengapa Belum Diuji Klinis?

Oh Begitu
Kementan: Kalung Aromaterapi Bukan Antivirus, tapi Aksesori Kesehatan

Kementan: Kalung Aromaterapi Bukan Antivirus, tapi Aksesori Kesehatan

Oh Begitu
komentar di artikel lainnya
Close Ads X