Listrik Padam di Sebagian Wilayah Jawa, Ini 5 "Blackout" Terburuk Sepanjang Sejarah

Kompas.com - 05/08/2019, 15:52 WIB
Ilustrasi listrik, meteran listrik ShutterstockIlustrasi listrik, meteran listrik

KOMPAS.com – Minggu siang (4/8/2019), sebagian kawasan di pulau Jawa mengalami pemadaman listrik ( blackout) hingga tujuh jam. Peristiwa ini terutama dirasakan wilayah Jakarta, Jawa Barat dan Banten.

Meski listrik secara berangsur sudah menyala, beberapa wilayah masih mengalami gangguan hingga Senin (5/8/2019).

Diketahui, pemadaman listrik di Jawa Barat, Jakarta, dan sebagian wilayah Banten bermula dari adanya gangguan di SUTET 500 kV Ungaran-Pemalang pada Minggu, (4/8/2019) siang kemarin. Di saat yang sama, listrik di daerah Jawa Timur, Jawa Tengah, dan Bali tetap berjalan normal. Kemudian, pukul 11.48 WIB daerah Jawa Barat dan DKI Jakarta padam secara serentak.

Pemadaman listrik ini melumpuhkan pelayanan telekomunikasi dan transportasi, juga membuat operasional ATM terganggu.

Baca juga: Imbas Listrik Padam, PLN Akan Kurangi Tagihan Listrik Pelanggan

Tidak hanya di Indonesia, beberapa negara juga pernah mengalami blackout dan merugikan jutaan manusia. Berikut adalah 5 peristiwa pemadaman listrik terbesar sepanjang sejarah dilansir dari History Collection.

Juli 2012 - India, merugikan 620 juta warga

Peristiwa pemadaman listrik terbesar sepanjang sejarah terjadi pada 30-31 Juli 2012 di India.

Gangguan ini disebabkan oleh putusnya jaringan transmisi Bina-Gwailor yang merambat ke pembangkit jaringan listrik lainnya. Akibat peristiwa ini, India kehilangan daya listrik sebesar 32 Giga Watt hilang.

Pada 31 Juli 2012, terjadi gangguan jaringan listrik di Taj Mahal yang membuat 38 persen pembangkit listrik di negara tersebut mati.

Akibat dari peristiwa beruntun ini, 22 provinsi di India atau 620 juta warga merasakan blackout.

Januari 2001 - India, merugikan 230 juta warga

Pada Januari 2001, India juga pernah mengalami pemadaman listrik merata yang disebabkan oleh gangguan sistem di gardu induk Uttar Pradesh. Gangguan ini membuat seluruh jaringan utara India padam.

Sebanyak 230 juta warga dari enam negara bagian merasakan pemadaman listrik selama 12 jam. Seluruh layanan pemerintahan, swasta, termasuk penanganan operasi di rumah sakit harus terhenti karena tak ada aliran listrik.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X