Sabtu Ini, Asteroid 4 Kali Lipat Lebih Besar dari Monas Melintasi Bumi

Kompas.com - 05/08/2019, 11:53 WIB
Sabtu, (10/8/2019), Asteroid 2006 QQ23 yang ukurannya 4 kali lipat lebih besar dari Monas akan terbang melintasi Bumi, tapi ini bukan ancaman untuk kita. Sabtu, (10/8/2019), Asteroid 2006 QQ23 yang ukurannya 4 kali lipat lebih besar dari Monas akan terbang melintasi Bumi, tapi ini bukan ancaman untuk kita.

KOMPAS.com - Para astronom memperkirakan asteroid bernama 2006 QQ23 akan melintasi Bumi dengan jarak sekitar 4,6 juta mil, pada Sabtu (10/8/2019) nanti.

Jarak ini mungkin tampak sangat jauh, tapi untuk ukuran objek langit jarak ini cukup dekat dan memungkinkan diberi label berpotensi bahaya.

Melansir Space.com, asteroid ini berukuran 570 meter, lebih dari empat kali lipat ukuran Monas di Jakarta.

Walaupun ukuran asteroid ini sangat besar dan berjarak cukup dekat dengan Bumi, para ahli meyakinkan kita tak perlu khawatir. Pasalnya, benda langiy ini cukup "jinak" dan tidak akan menghancurkan kita.

Baca juga: Keempat dalam Sejarah, Asteroid Mini Terdeteksi Sebelum Jatuh ke Bumi

Perlu diketahui, NASA selalu melacak komet dan asteroid yang mendekati Bumi untuk memastikan benda langit itu bukanlah ancaman.

Setiap tahun sekitar enam benda luar angkasa seukuran Asteroid 2006 QQ23 melewati Bumi. Sehingga, fenomena asteroid mendekati Bumi sebenarnya merupakan peristiwa rutin dan wajar.

Menurut Pusat Penelitian Objek Dekat Bumi NASA JPL, saat ini ada sekitar 900 objek dekat Bumi berukuran lebih dari 1.000 meter, jauh lebih besar dari asteroid 2006 QQ23.

NASA berpendapat, dalam waktu dekat asteroid tak akan menabrak Bumi. Namun, NASA maupun badan antariksa lain akan terus memantau benda dekat Bumi sembari mengembangkan upaya untuk menangkis asteroid dari Bumi.

Salah satu upaya yang tengah dilakukan NASA adalah mengembangkan Uji Redirection Double Asteroid (DART). Ini adalah pesawat luar angkasa pertahanan Bumi.

NASA berencana menggunakan DART untuk memantau dan menjadi tameng bila ada asteroid yang berpotensi menimbulkan ancaman bagi Bumi.

DART merupakan misi pertahanan Bumi dari benda langit yang dibuat NASA. Mereka berharap, adanya DART akan menjaga Bumi tetap aman dan terhindar dari asteroid jahat.

Baca juga: NASA Bikin Simulasi Tabrakan Asteroid, New York Kemungkinan Lumpuh

Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di artikel ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini!


Sumber SPACE.COM
Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di bawah ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X