Kompas.com - 29/07/2019, 14:06 WIB
Sebuah kapal terdampar di lapangan yang jauh dari laut setelah tersapu tsunami Aceh, 26 Desember 2004 silam. Foto diambil setahun setelah kejadian. KOMPAS.com/ERLANGGA DJUMENASebuah kapal terdampar di lapangan yang jauh dari laut setelah tersapu tsunami Aceh, 26 Desember 2004 silam. Foto diambil setahun setelah kejadian.

"Saya konsultasi dengan temas senior di Indonesia, mereka bilang Indonesia luas, megafault belum perlu. Mereka sarankan untuk pilih tsunami saja yang banyak di Indonesia," imbuh Widjo.

Sejak saat itulah Widjo mulai mendalami tsunami.

Meraih gelar master dan pulang ke Indonesia pada 2004, di tahun yang sama pada 26 Desember, Aceh dilumpuhkan oleh tsunami besar dengan ketinggian mencapai 30 meter.

Peristiwa ini menewaskan 230.000 sampai 280.000 jiwa dari 14 negara dan menenggelamkan sejumlah permukiman di pesisir.

"Di situ saya mulai sibuk sekali dengan kajian pasca tsunami, dengan teman-teman dari luar negeri maupun dalam negeri," ungkap dia.

"Saat itu saya mulai sadar, ilmu ini menarik tapi kenapa di Indonesia baru hitungan (jari)," imbuh Widjo.

Di titik ini pula, mempelajari tentang tsunami adalah passion untuk Widjo. Dia beranggapan, ilmu ini sangat dibutuhkan masyarakat luas, ditambah lagi 50-60 persen pemukiman di Indonesia ada di pesisir pantai.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Mereka terancam sebenarnya, by historical data maupun saat kejadian di Aceh. Di Aceh itu, saya melihat langsung, saya beberapa kali survei di sana dan ikut menemani mereka," ungkap Widjo.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.