Kompas.com - 25/07/2019, 20:02 WIB
Ilustrasi burung baru menetas. Ilustrasi burung baru menetas.

Pada saat mereka akhirnya menetas, ketiga bayi burung dari kelompok eksperimen nampak berperilaku lebih defensif, seperti berkicau lebih sedikit dan tidak selincah burung pada kelompok kontrol. Menurut ahli, perilaku defensif biasanya dilakukan sebagai tanggapan atas suara predator.

Selain itu, burung pada kelompok eksperimen memiliki tingkat hormon stres lebih tinggi, lebih sedikit salinan DNA mitokondria per sel, dan memiliki kaki lebih pendek.

Baca juga: Serba Serbi Hewan: Bisa Bersuara, Paus Beluga Tak Punya Pita Suara

"Burung pada kelompok eksperimen lebih bisa merespons bahaya, tapi kapasitas produksi dan pertumbuhan energi selulernya berkurang," tulis ahli.

Menurut analisis statistik, perbedaan fisiologis ini tidak dapat dikaitkan dengan lama inkubasi saja. Karena satu-satunya perbedaan dalam kedua kelompok adalah pemberian rekaman suara predator.

Kemudian, getaran pada telur dan lama penetasan menunjukkan, sejak belum menetas mereka bisa mengkomunikasikan bahaya melalui getaran.

"Hasil kami dengan jelas menunjukkan, embrio burung bertukar informasi berharga, mungkin mengenai risiko pemangsaan saat sudah menetas," tulis para peneliti dalam makalah mereka.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Studi ini menunjukkan bahwa kemampuan beradaptasi di alam sungguh luar biasa.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.