Kompas.com - 25/07/2019, 06:08 WIB
Ilustrasi berat badan meningkat karena konsumsi narkoba Shutterstock.comIlustrasi berat badan meningkat karena konsumsi narkoba

KOMPAS.com – Para pengguna narkoba selalu diidentikkan dengan badan yang kurus dan terlihat tidak segar.

Hal ini yang kemudian membuat banyak orang tak percaya ketika komedian Nunung ditangkap karena kasus narkoba.

Nunung pertama kali mengonsumsi narkoba 20 tahun lalu, dan kemudian aktif kembali beberapa bulan terakhir.

Perempuan bernama asli Tri Retno Prayudati itu selama ini memiliki perawakan yang bugar, jauh dari bayangan orang tentang postur pengguna narkoba.

Baca juga: Hati-hati dan Waspada, Kenali 3 Golongan Narkoba dan Bahayanya

Sebenarnya, bagaimana pengaruh konsumsi obat-obatan terlarang terhadap berat badan si pengguna?

Melansir laman Drug Abuse, seorang ahli Biomedis dari Universuty of Florida Dr. Karen Vieira, PhD MSM, menyebutkan, penyalahgunaan psikotropika dapat menyebabkan penggunanya mengalami perubahan pola makan.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Perubahan ini bisa mengarah ke peningkatan atau penurunan nafsu makan tergantung pada jenis zat yang digunakan.

Dengan demikian, tubuh si pengguna menjadi kurus, atau justru gemuk.

Masing-masing jenis obat-obatan terlarang memiliki dampak yang berbeda-beda terhadap pola makan si penggunanya.

Berikut ini sejumlah zat adiktif yang diketahui dapat meningkatkan pola makan dan berimplikasi langsung pada meningkatnya berat badan, serta efeknya bagi si pemakai:

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Banyak Lansia di Indonesia, IMERI FKUI Luncurkan Modul Healthy Aging

Banyak Lansia di Indonesia, IMERI FKUI Luncurkan Modul Healthy Aging

Oh Begitu
Epidemiolog: Indonesia Bisa Jadi Negara Terakhir yang Keluar dari Krisis Covid-19

Epidemiolog: Indonesia Bisa Jadi Negara Terakhir yang Keluar dari Krisis Covid-19

Kita
POPULER SAINS: Penularan Covid-19 Lewat Jenazah Belum Terbukti | Mengubah Persepsi Orang yang Tak Percaya Corona

POPULER SAINS: Penularan Covid-19 Lewat Jenazah Belum Terbukti | Mengubah Persepsi Orang yang Tak Percaya Corona

Oh Begitu
Cara Mengobati Sariawan pada Anak

Cara Mengobati Sariawan pada Anak

Oh Begitu
Apa Itu Kasus Probable Covid-19? Sering Tak Tercatat Dalam Data Kematian

Apa Itu Kasus Probable Covid-19? Sering Tak Tercatat Dalam Data Kematian

Oh Begitu
Kerusakan Hutan Mangrove Indonesia Tertinggi di Dunia, Ini 3 Aspek Penting Rehabilitasi

Kerusakan Hutan Mangrove Indonesia Tertinggi di Dunia, Ini 3 Aspek Penting Rehabilitasi

Oh Begitu
Kapal Zaman Mesir Kuno Ditemukan di Laut Mediterania

Kapal Zaman Mesir Kuno Ditemukan di Laut Mediterania

Fenomena
Anak-anak Butuh 7 Gelas Air Per Hari, Ini Dampaknya Jika Kekurangan

Anak-anak Butuh 7 Gelas Air Per Hari, Ini Dampaknya Jika Kekurangan

Oh Begitu
Jangan Lewatkan, Malam Ini Puncak Hujan Meteor Delta Aquarid dan Capricornid

Jangan Lewatkan, Malam Ini Puncak Hujan Meteor Delta Aquarid dan Capricornid

Fenomena
Varian Delta Plus Telah Masuk Indonesia, Ini Risikonya Menurut Ahli

Varian Delta Plus Telah Masuk Indonesia, Ini Risikonya Menurut Ahli

Oh Begitu
Letusan Gunung Berapi Super, Perlu Banyak Penelitian untuk Memprediksi

Letusan Gunung Berapi Super, Perlu Banyak Penelitian untuk Memprediksi

Oh Begitu
Pemanasan Global Diprediksi Sebabkan Gelombang Panas yang Intens di Asia Tenggara

Pemanasan Global Diprediksi Sebabkan Gelombang Panas yang Intens di Asia Tenggara

Fenomena
Banyak Hoaks Berkedok Sains Selama Pandemi, Pola Pikir Kritis Bisa Mencegahnya

Banyak Hoaks Berkedok Sains Selama Pandemi, Pola Pikir Kritis Bisa Mencegahnya

Kita
Infeksi pada Mata Disebut Komplikasi Covid-19 Tak Biasa di Brasil

Infeksi pada Mata Disebut Komplikasi Covid-19 Tak Biasa di Brasil

Fenomena
WHO: Anak Muda Mulai Kecanduan Tembakau karena Rokok Elektrik

WHO: Anak Muda Mulai Kecanduan Tembakau karena Rokok Elektrik

Kita
komentar di artikel lainnya
Close Ads X