Hari Anak Nasional: Bernarkah Sedikit Mainan Bikin Anak Makin Kreatif?

Kompas.com - 23/07/2019, 18:00 WIB
Ilustrasi mainan Thomas NorthcutIlustrasi mainan

Di ruang pertama, anak-anak mendapati 4 maninan saja. Sedangkan di ruang kedua, mereka menemuka 16 mainan.

Uniknya, hasil studi menemukan anak-anak dengan mainan lebih sedikit cenderung lebih kreatif.

Mereka tidak hanya memainkan mainan tersebut sesuai fungsi aslinya, tapi juga memikirkan cara bermain yang lain.

Tak hanya itu, anak-anak di ruang pertama juga lebih menyadari keberadaan orang di sekitar mereka. Mereka bermain dengan anak-anak lain dibanding kelompok anak-anak di ruang kedua.

"Penelitian ini berusaha menentukan apakah jumlah mainan di lingkungan balita mempengaruhi kualitas bermain mereka," kata Dr Carly Dauch, penulis utama temuan ini dikutip dari The Telegraph, Selasa (5/12/2017).

"Semakin banyak jumlah benda, di ruang 16 mainan, tampaknya mengganggu durasi dan kualitas bermain. Keberadaan mainan lain yang ada mungkin telah menciptakan sumber gangguan eksternal," sambungnya.

Temuan yang dipublikasikan dalam jurnal Infant Behavior and Development tersebut menyebutkan bahwa selama masa perkembangan, balita belum sepenuhnya menguasai dan mengontrol perhatian atau konsentrasi.

Baca juga: Bermain dengan Mainan Tradisional Bikin Bayi Cepat Bicara

Perhatian dan permainan mereka mungkin terganggu oleh faktor-faktor di lingkungan mereka yang menimbulkan gangguan. Dalam hal ini, faktor tersebut adalah jumlah mainan.

"Bila diberi mainan lebih sedikit, balita terlibat dalam permainan yang lebih lama dengan satu mainan, yang memungkinkan fokus mereka menjadi lebih baik untuk mengeksplorasi dan lebih kreatif," tulis laporan tersebut.

Saran Peneliti

Dalam kesimpulan laporan penelitian mereka, para peneliti menyarankan orang tua, sekolah, maupun pengasuh untuk tidak memberikan banyak mainan pada anak.

Halaman:


Sumber Telegraph
Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X