Kajian NASA Buktikan Proyek Lidah Mertua Pemprov DKI Salah Kaprah

Kompas.com - 22/07/2019, 19:02 WIB
Ilustrasi tanaman hias lidah mertua (Sansevieria trifasciata). Ilustrasi tanaman hias lidah mertua (Sansevieria trifasciata).

KOMPAS.com - Tanaman lidah mertua (Sansevieria trifasciata) dipilih Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan sebagai solusi mengurangi polusi udara di Jakarta.

Diberitakan Antara Jumat (19/7/2019), Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan, dan Pertanian (KPKP) DKI Jakarta Darjamuni menerangkan, tanaman lidah mertua mampu menjadi anti-polutan sehingga membantu mengurangi polusi udara di ibu kota.

Namun benarkah gagasan tersebut?

Berkaitan dengan hal ini, National Aeronautics and Space Administration ( NASA) memang pernah menerbitkan studi pada 1989 tentang tanaman lidah mertua.

Mereka menemukan, lidah mertua terbukti dapat menghilangkan banyak racun di udara dalam ruangan sehingga bisa menjadi solusi ramah lingkungan.

Namun perlu dicatat dan diketahui ada beberapa pengertian yang keliru.

Baca juga: Proyek Lidah Mertua Anies Demi Atasi Polusi Udara Panen Kritik

Informasi keliru

Benar bahwa peneliti NASA mempelajari efek tanaman hias pada kualitas udara.

Namun, NASA tidak pernah mengatakan tanaman ini adalah pilihan terbaik untuk menyaring udara.

Selain itu, riset NASA ini optimal menyerap polutan di kondisi dalam ruangan. Bukan ruang terbuka.

Para ilmuwan NASA menemukan bahwa tanaman hias dapat menyerap gas yang berpotensi berbahaya dan membersihkan udara di dalam bangunan.

Dengan kata lain, tanaman lidah mertua yang diletakkan di dalam ruangan secara alami membantu memerangi sick building syndrome.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X