Kompas.com - 19/07/2019, 12:03 WIB

"Artinya, massa udara dari selatan dan angin cenderung timuran," kata Agie.

Angin berasal dari Australia yang tengah mengalami musim dingin dan menuju ke Benua Asia yang tengah mengalami kemarau.

Angin ini tidak membawa hujan karena uap air dari Benua Australia telah melewati berbagai gurun kering di bagian utara Australia.

Baca juga: Kemarau Kok Suhu Dingin? BMKG Ungkap Penyebabnya Dry Intrution

3. Kondisi langit

Kondisi langit di atas Pulau Jawa cenderung cerah tanpa tutupan awan sehingga membuat pancaran gelombang Bumi pada malam hari bekerja secara maksimal.

Hal ini menyebabkan suhu permukaan menjadi relatif turun dan udara menjadi dingin.

Dikutip dari pemberitaan Kompas.com, Kamis (18/7/2019), Kepala Deputi Bidang Meteorologi BMKG Mulyono Rahadi Prabowo menyebutkan, kondisi langit seperti ini membuat suhu permukaan bumi menjadi panas pada siang hari dan dingin saat malam tiba.

"Saat siang, Bumi sifatnya menyerap (panas). Maka suhu Bumi lebih rendah daripada Matahari. Kemudian, pada malam hari, suhu Bumi lebih tinggi dibanding Matahari sehingga panas akan dipancarkan atau dikembalikan lagi ke atmosfer," ujar Mulyono.

Saat Bumi melepaskan panas pada malam hari, suhu turun dan udara terasa dingin.

4. Puncak dingin pada Agustus

Puncak dingin yang melanda wilayah Pulau Jawa pada tahun ini akan berlangsung hingga September dan puncaknya terjadi pada Agustus 2019.

Kepala Bidang Analisis Variablitas Iklim BMKG Indra Gustari menyebutkan, udara rendah menjadi salah satu fenomena alam yang terjadi saat musim kemarau.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.