Anomali Semesta, Piringan Mustahil Terdeteksi di Sekitar Lubang Hitam

Kompas.com - 17/07/2019, 20:50 WIB
Ilustrasi piringan gas di sekitar lubang hitam galaksi NGC 3147 Hubble Image: NASA, ESA, S. Bianchi (Università degli Studi Roma Tre University), A. Laor (Technion-Israel Institute of Technology), and M. Chiaberge (ESA, STScI, and JHU); Illustration: NASA, ESA, and A. Feild and L. Hustak (STScI)Ilustrasi piringan gas di sekitar lubang hitam galaksi NGC 3147

Kedua, gravitasi lubang hitam membuat gelombang cahaya meregang sehingga tampak lebih merah.

Stefano Bianchi, peneliti dari Università degli Studi Roma Tre dan peneliti studi, mengatakan, ini adalah kesempatan melihat yang sangat menarik di mana sebuah piringan sangat dekat dengan lubang hitam, saking dekatnya kecepatan dan intensitas tarikan gravitasinya mempengaruhi bagaimana penampakan foton cahaya.

“Kami tidak akan bisa mengerti data ini bila tidak memasukkan kedua teori relativitas,” ujarnya.

Usai menerbitkan laporan mereka dalam Monthly Notices of the Royal Astronomical Society, kini para peneliti berharap untuk dapat menemukan piringan serupa di sekitar lubang hitam berluminositas rendah lainnya. Jika berhasil menemukannya, mereka akan dapat melihat kembali bagaimana teori relativitas bekerja di dunia nyata.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X