Kompas.com - 11/04/2019, 21:22 WIB
Foto pertama lubang hitam yang didapatkan lewat observasi dengan Event Horizon Telescope (EHT) EHTFoto pertama lubang hitam yang didapatkan lewat observasi dengan Event Horizon Telescope (EHT)

KOMPAS.com – Pada 10 April 2019, pukul 20.00 WIB (15.00 waktu Brussel), tim ilmuwan astronomi internasional dari Event Horizon Telescope (EHT) mengungkapkan foto asli dari lubang hitam dan bayangannya. Foto spektakular ini merupakan kali pertama dalam sejarah.

Namun, bukan kali ini saja eksplorasi manusia akan alam semesta ditangkap dalam foto. Berikut adalah lima foto paling fenomenal lainnya di dunia astronomi yang telah dihimpun Kompas.com dari berbagai sumber.

Earthrise, diambil 24 Desember 1968

EarthriseNASA Earthrise

Inilah salah satu foto Bumi yang paling ikonis dalam sejarah. Astronot NASA William Anderson mengambilnya dari wahana antariksa Apollo 11 ketika sedang mengorbit bulan. Alhasil, dalam foto ini Anda dapat melihat Bumi sekaligus sebagian permukaan Bulan.

Mengenai pemandangan ini, Neil Armstrong yang juga berada di Apollo 11 mengatakan, tiba-tiba aku sadar bahwa kacang kecil yang cantik dan biru itu adalah Bumi. Aku mengangkat ibu jariku dan menutup satu mata, dan jariku menutupi planet Bumi.

“Aku tidak merasa seperti raksasa. Aku merasa sangat, sangat kecil,” ujarnya, seperti dilansir dari dari The Guardian, Rabu (10/4/2019).

A Man on the Moon, diambil 21 Juli 1969

A Man on the MoonNASA A Man on the Moon

Kecilnya manusia semakin terlihat dalam salah satu foto yang paling terkenal pada abad ke-20 ini. Astronot Apollo 11 Buzz Aldrin tampak berdiri di permukaan bulan, lengkap dengan seragam yang melindunginya. Armstrong yang menjadi mengambil foto ini menggunakan kamera permukaan bulan 70mm terpantul kecil pada kaca helmnya.

Ketika foto ini diambil, Armstrong dan Aldrin sedang mengeksplorasi Mare Tranquillitatis selama 2,5 jam. Kru Apollo 11 lainnya, Michael Collins, mengorbit di atas bulan.

The Pale Blue Dot, diambil 14 Februari 1990.

The Pale Blue DotJPL/NASA The Pale Blue Dot

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Mengenal Pap Smear, Prosedur untuk Mendeteksi Kanker Serviks

Mengenal Pap Smear, Prosedur untuk Mendeteksi Kanker Serviks

Kita
Perbedaan Bioma Stepa dan Sabana

Perbedaan Bioma Stepa dan Sabana

Oh Begitu
Cumi-cumi yang Berenang di Laut Terdalam di Dunia Ditemukan di Filipina

Cumi-cumi yang Berenang di Laut Terdalam di Dunia Ditemukan di Filipina

Oh Begitu
Seismograf, Penemuan Alat Deteksi Gempa yang Pertama Kali Digunakan di China

Seismograf, Penemuan Alat Deteksi Gempa yang Pertama Kali Digunakan di China

Oh Begitu
Mengapa Letusan Gunung Berapi Tonga Sangat Besar dan Menimbulkan Tsunami? Ahli Jelaskan

Mengapa Letusan Gunung Berapi Tonga Sangat Besar dan Menimbulkan Tsunami? Ahli Jelaskan

Fenomena
Mengenal Egg Freezing, Prosedur yang Dijalani Luna Maya untuk Memiliki Anak

Mengenal Egg Freezing, Prosedur yang Dijalani Luna Maya untuk Memiliki Anak

Oh Begitu
Ketahui Gejala Omicron yang Sering Muncul dan Cara Mencegah Penularannya

Ketahui Gejala Omicron yang Sering Muncul dan Cara Mencegah Penularannya

Oh Begitu
Panda Hanya Makan Bambu, Mengapa Tubuh Panda Tetap Besar?

Panda Hanya Makan Bambu, Mengapa Tubuh Panda Tetap Besar?

Oh Begitu
Asteroid Besar Akan Melintas Dekat Bumi Awal Februari, Apakah Berbahaya?

Asteroid Besar Akan Melintas Dekat Bumi Awal Februari, Apakah Berbahaya?

Fenomena
Kanker Ovarium Disebut Silent Killer, Shahnaz Haque: Jangan Takut Pengobatannya, Takutlah Penyakitnya

Kanker Ovarium Disebut Silent Killer, Shahnaz Haque: Jangan Takut Pengobatannya, Takutlah Penyakitnya

Oh Begitu
NASA Sebut Letusan Gunung Api Bawah Laut Tonga 500 Kali Lebih Kuat dari Bom Hiroshima

NASA Sebut Letusan Gunung Api Bawah Laut Tonga 500 Kali Lebih Kuat dari Bom Hiroshima

Fenomena
Studi Baru Ungkap Jumlah Lubang Hitam di Alam Semesta

Studi Baru Ungkap Jumlah Lubang Hitam di Alam Semesta

Oh Begitu
Antisipasi Lonjakan Kasus Omicron, PPKM di Indonesia Diperpanjang dan Dievaluasi

Antisipasi Lonjakan Kasus Omicron, PPKM di Indonesia Diperpanjang dan Dievaluasi

Oh Begitu
[POPULER SAINS]: Mengenal Ular Pucuk | Sopir Kalteng Meninggal Disengat Tawon Vespa | Kepunahan Massal Keenam

[POPULER SAINS]: Mengenal Ular Pucuk | Sopir Kalteng Meninggal Disengat Tawon Vespa | Kepunahan Massal Keenam

Oh Begitu
Proses Pembekuan Sel Telur untuk Apa?

Proses Pembekuan Sel Telur untuk Apa?

Kita
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.