Kompas.com - 13/07/2019, 20:00 WIB


KOMPAS.com - Sebuah studi tahun 2016 menemukan hal menarik terkait evolusi tubuh manusia dan kebiasaan menggunakan gawai. Ahli menemukan, anak muda yang gemar main gawai bisa memiliki tulang baru mirip tanduk tepat di bagian belakang tengkorak atau di atas leher.

Dalam penelitian yang terbit di Journal of Anatomy, peneliti dari University of the Sunshine Coast, Queensland, Australia mengatakan bahwa tonjolan tulang mirip tanduk itu dikenal sebagai tonjolan oksipital eksternal. Tonjolan itu bisa membesar sehingga memungkinkan untuk kita raba dengan cara menekan pangkal tengkorak.

"Dalam 20 tahun perjalanan karir saya, baru dalam dekade terakhir saya menemukan pasien yang memiliki pertumbuhan tonjolan mirip tanduk," ujar ilmuwan kesehatan David Shahar.

Para ahli menduga, tulang baru ini muncul karena kebiasaan kita yang sering menunduk untuk melihat gawai.

Baca juga: Misteri Tubuh Manusia: Alasan Jakun Bukan Bukti Lucinta Luna Laki-laki

Berat kepala manusia sekitar 4,5 kilogram. Jika kepala sering menunduk untuk bermain gawai, tulang leher akan tegang dan ini dapat meningkatkan tekanan pada otot leher yang menempel di tengkorak.

Respons alami yang diberikan tubuh adalah membentuk tulang baru seperti tonjolan yang mungkin dapat mendistribusikan bobot kepala di area lebih besar.

Dalam studinya, Shahar dan tim mengamati radiografi 218 orang dengan rentan usia 18-30 tahun. Jumlah responden ini  diharapkan dapat memantau seberapa banyak orang yang memiliki pertumbuhan "tanduk".

Dalam pemeriksaan tersebut, Shahar dan tim menemukan tonjolan baru pada pangkal leher berukuran 5-10 milimeter dan hal ini dimiliki oleh 41 persen peserta.

Studi juga menemukan, peserta yang berusia di bawah 30 tahun lebih mungkin memiliki tonjolan dibanding peserta yang berusia di atas 30 tahun.

"Keberadaan tonjolan baru jarang menyebabkan masalah medis, tapi jika merasa bagian leher tidak nyaman coba perbaiki postur tubuh Anda," ujar Shahar seperti dilansir Live Science, Jumat (14/6/2019).

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Misteri Pemicu Zaman Es Akhirnya Terpecahkan, Apa Penyebabnya?

Misteri Pemicu Zaman Es Akhirnya Terpecahkan, Apa Penyebabnya?

Fenomena
Mengapa Manusia Tak Bisa Minum Air Asin?

Mengapa Manusia Tak Bisa Minum Air Asin?

Oh Begitu
Hilal Idul Adha 2022 Kecil Kemungkinan Bisa Teramati, Ini Penjelasan BMKG

Hilal Idul Adha 2022 Kecil Kemungkinan Bisa Teramati, Ini Penjelasan BMKG

Fenomena
Gas Klorin Meledak di Pelabuhan Aqaba, Apa Itu?

Gas Klorin Meledak di Pelabuhan Aqaba, Apa Itu?

Fenomena
Waspada Gejala Cacar Monyet, Apa Saja yang Harus Diperhatikan dari Hari ke Hari?

Waspada Gejala Cacar Monyet, Apa Saja yang Harus Diperhatikan dari Hari ke Hari?

Oh Begitu
Viral Video Ikan Duyung di Pantai Ambon, Hewan Apa Itu?

Viral Video Ikan Duyung di Pantai Ambon, Hewan Apa Itu?

Oh Begitu
Virus Polio Ditemukan pada Limbah Kotoran Manusia, Kok Bisa?

Virus Polio Ditemukan pada Limbah Kotoran Manusia, Kok Bisa?

Fenomena
Cacar Monyet: Informasi Lengkap yang Harus Anda Ketahui

Cacar Monyet: Informasi Lengkap yang Harus Anda Ketahui

Oh Begitu
Cegah Heat Stroke Selama Musim Haji 2022, Rompi Penurun Suhu Disiapkan untuk Jemaah

Cegah Heat Stroke Selama Musim Haji 2022, Rompi Penurun Suhu Disiapkan untuk Jemaah

Oh Begitu
Diterapkan di 3 Kabupaten, Pendekatan Klaster Bisa Jadi Solusi Karhutla

Diterapkan di 3 Kabupaten, Pendekatan Klaster Bisa Jadi Solusi Karhutla

Fenomena
2 Kandidat Vaksin Pfizer-BioNTech Diklaim Tingkatkan Respons Kekebalan terhadap Varian Omicron

2 Kandidat Vaksin Pfizer-BioNTech Diklaim Tingkatkan Respons Kekebalan terhadap Varian Omicron

Oh Begitu
Fenomena Langka Bulan Baru Stroberi Mikro pada 29 Juni, Catat Waktunya

Fenomena Langka Bulan Baru Stroberi Mikro pada 29 Juni, Catat Waktunya

Fenomena
Indonesia Rentan Alami Karhutla, Pendekatan Klaster Dinilai Bisa Jadi Upaya Pencegahan

Indonesia Rentan Alami Karhutla, Pendekatan Klaster Dinilai Bisa Jadi Upaya Pencegahan

Oh Begitu
Marshanda Sempat Dikabarkan Hilang karena Manik Bipolar, Apa Itu?

Marshanda Sempat Dikabarkan Hilang karena Manik Bipolar, Apa Itu?

Oh Begitu
Pertambangan Batu Bara Disebut Hambat Indonesia Capai Target Perlindungan Keanekaragaman Hayati

Pertambangan Batu Bara Disebut Hambat Indonesia Capai Target Perlindungan Keanekaragaman Hayati

Oh Begitu
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.