Pertama di Dunia, Sepasang Buaya Albino Menghasilkan 19 Telur Langka

Kompas.com - 01/07/2019, 17:36 WIB
Sepasang buaya albino di taman margasatwa Wild Florida menghasilkan 19 telur albino. Sepasang buaya albino di taman margasatwa Wild Florida menghasilkan 19 telur albino.

KOMPAS.com - Sebuah taman margasatwa di Florida memiliki dua ekor buaya albino, Snowflake dan Blizzard. Keduanya kawin dan menghasilkan 19 telur paling langka di dunia, tak lain telur buaya albino.

Menurut taman margasatwa Wild Florida, ini merupakan satu-satunya program pemuliaan dua buaya albino. Sejauh ini ke-19 telur yang dimasukkan ke ruang inkubasi menunjukkan tanda keberhasilan dan akan segera menetas.

Snowflake merupakan buaya betina berusaha 25 tahun dan Blizzard adalah buaya albino jantan berusia 14 tahun. Keduanya tinggal di Wild Florida sejak 2017.

Awalnya Snowflake dan Blizzard tinggal di kandang terpisah sampai Wild Florida membangun lingkungan sempurna untuk rumah keduanya.

Baca juga: Terungkap, Begini Wujud Panda Albino Pertama di Dunia

Melansir IFL Science, Jumat (28/6/2019), pada tanggal 7 Juni 2019 lalu seorang petugas penangkaran melihat Snowflake tampak sedang membangun sarang di kandangnya.

Dengan mengalihkan perhatian pasangan buaya albino, petugas akhirnya menemukan 19 telur albino berada di sarang itu.

Buaya dikenal sebagai hewan yang sangat melindungi keturunannya. Induk buaya akan membangun sarang, melindungi telur mereka sampai menetas, dan membawa anak-anak mereka di mulutnya.

Meski buaya dikenal sebagai pelindung anak, tapi pihak Wild Florida memutuskan untuk memisahkan telur albino dari induknya karena beberapa alasan.

"Induk buaya merupakan salah satu ibu terbaik di dunia. Sayang, Snowflake buta karena albinismenya," ungkap pemilik Wild Florida, Dan Munns.

"Agar semua telur albino bisa bertahan hidup, kami memutuskan untuk memindahkan mereka ke lokasi aman. Ini semua untuk melindungi mereka dari pemangsa alami dan agar lebih mudah memantau mereka," imbuh Munns.

Pemangsa alami yang dimaksud Munns adalah semut dan rakun. Meski buaya dan telur berada di kandang sempurna, bukan alasan kedua pemangsa itu tidak masuk ke dalam kandang. Selain itu, kepingan salju juga bisa membuat telur dalam masalah.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X