Pria yang Tidur Lebih Awal, Spermanya Juga Lebih Bagus

Kompas.com - 25/06/2019, 21:07 WIB
Ilustrasi tidur RidofranzIlustrasi tidur

KOMPAS.com – Jika Anda kesulitan punya anak, mungkin ada baiknya untuk tidur lebih awal.

Saran ini bukan tanpa alasan. Sebuah studi yang dipresentasikan dalam European Society of Human Reproduction and Embryology (ESHRE), Vienna, mengungkapkan bahwa pria yang sudah tidur sebelum pukul 10.30 malam kemungkinan besar punya kualitas sperma yang lebih baik, bahkan hingga empat kali lipat, daripada yang tidur lebih malam.

Para peneliti dari Aarhus University, Denmark, menemukan hal ini setelah melihat pola tidur 100 pasien di berbagai klinik fertilitas Denmark. 48 di antaranya memiliki sperma sehat, sementara 56 sisanya memiliki sperma berkualitas buruk.

Rupanya, pria yang tidur sebelum pukul 10.30 malam empat kali lebih mungkin untuk memiliki kualitas sperma yang baik daripada mereka yang tidur di atas pukul 11.30 malam.

Baca juga: Kualitas Sperma Pria Menurun Secara Global, Penyebabnya Ada di Rumah

Mereka juga 2,75 kali lebih mungkin untuk memiliki kualitas sperma yang sehat daripada pria-pria yang baru tidur antara pukul 10.30 hingga 11.30 malam.

Selain waktu untuk tidur, durasi ternyata juga memengaruhi kualitas sperma.

Menurut studi, pria yang tidur kurang dari tujuh jam, enam kali lipat lebih berisiko untuk memiliki kualitas sperma yang buruk dibanding pria yang tidur delapan jam.

Menariknya, tim peneliti yang juga mengamati kualitas tidur partisipan secara keseluruhan tidak menemukan korelasi antara tidur yang terganggu, seperti sering terbangun pada malam hari untuk ke toilet, dengan kualitas sperma.

Menanggapi temuan ini, Profesor Hans Jakob Ingerslev selaku salah satu penulis studi, menekankan pentingnya tidur bagi pria yang ingin segera punya anak.

Baca juga: Penuh Rintangan, Begini Perjuangan Sel Sperma untuk Capai Telur

Dia mengatakan, (para partisipan) ini adalah pria-pria yang telah berusaha untuk punya anak selama dua tahun, dan waktu untuk tidur yang lebih awal tampaknya penting agar mereka bisa tidur lebih lama.

“Alasannya bisa jadi bersifat psikologis karena pria-pria yang kurang tidur mungkin lebih stres dan ini bisa mempengaruhi kesuburan mereka,” ujarnya lagi.

Sementara itu, Dr Raj Mathur, seorang konsultan kebidanan di Machester University NHS Foundation Trust yang tidak terlibat dalam studi ikut menyarankan para pria yang ingin segera punya anak untuk tidur lebih awal.

Tidur lebih awal bersama pasangan bisa meningkatkan kesempatan mereka untuk berhubungan seks, dan meningkatkan kemungkinan sukses (punya anak),” katanya.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X