Kompas.com - 22/06/2019, 20:07 WIB
Kerangka Narluga, hewan hybrid hasil perkawinan silang antara paus beluga dan narwhal. science alertKerangka Narluga, hewan hybrid hasil perkawinan silang antara paus beluga dan narwhal.

KOMPAS.com - Pada tahun 1990, seorang pemburu menemukan tiga hewan dengan bentuk tak biasa di lepas pantai Greenland Barat. Pemburu itu menggambarkan jika hewan yang ia lihat mirip paus, namun tidak seperti pada umumnya.

Sang pemburu lantas menyimpan salah satu hewan yang berhasil diburunya tersebut. Kemudian karena keanehan bentuknya, ia membawanya ke Natural History of Denmark.

Penelitian pada tahun 1993 berhasil menyimpulkan jika hewan dengan bentuk tak biasa itu ternyata merupakan hewan hybrid. Binatang aneh ini diketahui berasal dari pasangan beda jenis, yakni spesies paus beluga (bapak) dan narwhal (induk).

Baca juga: Kalau Paus Bukan Ikan, Bagaimana dengan Hiu?

Paus beluga merupakan salah satu jenis paus yang memiliki ciri lengkingan suara yang tinggi. Tubuhnya dapat mencapai panjang lima meter dan berwarna putih. Kepalanya berbentuk melon.

Sementara itu, narwhal adalah paus yang memiliki semacam tanduk tumbuh di bagian kepalanya.

Meski begitu, hewan hasil persilangan dua spesies di atas tidak menampakkan ciri seperti narwhal. Tengkoraknya juga jauh lebih besar dari beluga.

Kini sebuah studi lanjutan menemukan hal yang lebih mendalam mengenai hewan hybrid tersebut. Menggunakan analisis genetik, para peneliti dari University of Copenhagen mengungkapkan jika hewan yang sementara disebut narluga ini berkelamin jantan.

Baca juga: Jangan Sampai Salah Lagi, Paus Bukan Ikan, tetapi Mamalia

Tengkorak narluga juga berhasil menunjukkan beberapa hal menarik. Salah satunya adalah bagaimana hewan ini mencari makan. Analisis menyebut jika narluga memiliki sumber makanan yang berbeda sehingga berburu di laut yang lebih dalam.

Sang pemburu yang memberikan tengkorak ke Natural History of Denmark memang melaporkan penampakan 3 narluga. Namun hingga kini, baru ada satu bukti nyata perkawinan silang antara paus beluga dan narwhal.

Kawin silang pada kelompok cetacea terbilang tak biasa. Setidaknya, ada 16 kasus lain yang telah dideskripsikan dalam literatur ilmiah. Namun, mungkin masih ada banyak kasus lain yang belum terungkap dan sedang menunggu seseorang untuk menelitinya.

Penelitian ini telah dipublikasikan dalam Scientific Reports.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Karakteristik Hutan Mangrove yang Harus Kamu Ketahui

Karakteristik Hutan Mangrove yang Harus Kamu Ketahui

Oh Begitu
Tren Peningkatan Kasus Covid-19 di Indonesia, Apakah Akibat Omicron? Ini Kata Kemenkes

Tren Peningkatan Kasus Covid-19 di Indonesia, Apakah Akibat Omicron? Ini Kata Kemenkes

Oh Begitu
Studi Ungkap Polusi Nanoplastik Pertama Kali Terdeteksi di Kutub Bumi

Studi Ungkap Polusi Nanoplastik Pertama Kali Terdeteksi di Kutub Bumi

Fenomena
3 Tahapan Metamorfosis Tidak Sempurna

3 Tahapan Metamorfosis Tidak Sempurna

Oh Begitu
Pengertian Sabana serta Contoh Flora dan Faunanya

Pengertian Sabana serta Contoh Flora dan Faunanya

Oh Begitu
Gempa Talaud Hari Ini Sudah 9 Kali Susulan, BMKG Tegaskan Bukan Gempa Megathrust

Gempa Talaud Hari Ini Sudah 9 Kali Susulan, BMKG Tegaskan Bukan Gempa Megathrust

Fenomena
Gempa Terkini: M 6,1 Guncang Talaud, Ini Catatan Gempa yang Pernah Terjadi di Sulawesi Utara

Gempa Terkini: M 6,1 Guncang Talaud, Ini Catatan Gempa yang Pernah Terjadi di Sulawesi Utara

Fenomena
Indonesia Didorong Jadi Lumbung Pangan Dunia Lewat Studi Pertanian

Indonesia Didorong Jadi Lumbung Pangan Dunia Lewat Studi Pertanian

Oh Begitu
Sejarah Penemuan Termometer: Penemu dan Perkembangannya

Sejarah Penemuan Termometer: Penemu dan Perkembangannya

Oh Begitu
Bagaimana Bulan Bisa Bersinar Terang di Malam Hari?

Bagaimana Bulan Bisa Bersinar Terang di Malam Hari?

Oh Begitu
Penyakit Tifus: Penyebab, Gejala, dan Jenis-jenisnya

Penyakit Tifus: Penyebab, Gejala, dan Jenis-jenisnya

Kita
Kabar Baik, Populasi Jerapah Meningkat 20 Persen, Ini Kata Ilmuwan

Kabar Baik, Populasi Jerapah Meningkat 20 Persen, Ini Kata Ilmuwan

Fenomena
[POPULER SAINS]: Penyebab Letusan Gunung Krakatau 1883 | Karbon Purba Mars | Fenomena Aphelion | Gunung Merapi Semburkan Awan Panas

[POPULER SAINS]: Penyebab Letusan Gunung Krakatau 1883 | Karbon Purba Mars | Fenomena Aphelion | Gunung Merapi Semburkan Awan Panas

Oh Begitu
Hasil Tes Covid dari Alat RT-LAMP BRIN Diklaim Bisa Keluar Kurang dari Satu Jam

Hasil Tes Covid dari Alat RT-LAMP BRIN Diklaim Bisa Keluar Kurang dari Satu Jam

Oh Begitu
Roket Falcon 9 SpaceX Berhasil Luncurkan 49 Satelit Internet Starlink ke Luar Angkasa

Roket Falcon 9 SpaceX Berhasil Luncurkan 49 Satelit Internet Starlink ke Luar Angkasa

Fenomena
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.