Kompas.com - 21/05/2019, 09:42 WIB


KOMPAS.com - Pemerintah China menghentikan hampir semua impor sampah kering termasuk plastik, kertas, botol dan kaleng-kaleng minuman ringan pada 2017.

Mereka beranggapan, sampah-sampah itu tidak lagi menguntungkan untuk didaur-ulang. Lalu kemana perginya sampah-sampah yang dihasilkan oleh negara industri itu?

"Indonesia dan China adalah dua negara yang paling banyak menghasilkan polusi plastik dalam tahun-tahun belakangan ini. Tapi kita juga harus ingat bahwa banyak dari sampah plastik yang datang dari kedua negara itu dihasilkan sebagai bahan-bahan pembungkus oleh perusahaan-perusahaan yang berpusat di Eropa dan Amerika. Jadi ini adalah tanggung jawab kita bersama" ujar John Hocevar, Ocean Campaign Director Kelompok lingkungan Greenpeace kepada VOA.

Baca juga: Polusi Plastik di Lautan Ancam Oksigen Dunia, Kok Bisa?

Menurut Hocevar, Amerika pernah mengekspor 70 persen dari sampah plastiknya ke China, tapi ketika pemerintah China menghentikan impor bahan-bahan itu untuk didaur-ulang, kita baru sadar bahwa kita tidak punya kemampuan untuk menanggulangi sampah yang kita ciptakan itu.

"Setahun setelah China tidak lagi menerima kiriman sampah, Amerika berpaling ke negara-negara lain, kebanyakan di Asia Tenggara," lanjutnya.

Menurut John Hocevar, negara yang paling banyak menerima sampah dari Amerika kini adalah Malaysia, lebih dari 7.000 ton, kemudian Thailand, di mana ekspor sampah Amerika melonjak hampir 2.000 persen. Negara lain yang diincar Amerika untuk menampung sumpahnya adalah Vietnam dan Korea Selatan.

Kata juru bicara Badan Perlindungan Alam Amerika, atau EPA, Amerika mengekspor kira-kira 15,4 juta ton sampah tahun 2017 untuk didaur ulang di China. Ini termasuk besi bekas, kertas dan karton, tembaga, nikel, aluminium, timah, plastik, dan karet.

Dalam sebuah pernyataan kepada VOA, EPA mengatakan banyak dari sampah itu kini diekspor ke India, Malaysia, Indonesia, Thailand, Kanada dan ke sejumlah negara lain. Jumlah ekspor ke negara-negara itu tergantung dari jenis sampahnya.

Penghentian ekspor sampah untuk didaur-ulang di China itu telah mengakibatkan dampak beruntun di Amerika, karena banyak kota terpaksa menghentikan program pengumpulan bahan-bahan bekas.

Berdasar penjelasan juru bicara EPA lagi, banyak pihak yang berkepentingan dengan daur ulang telah menyatakan keprihatinan kepada EPA karena larangan impor sampah oleh pemerintah China itu.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pesawat Ruang Angkasa China Berhasil Merekam Gambar Seluruh Permukaan Planet Mars, Seperti Apa?

Pesawat Ruang Angkasa China Berhasil Merekam Gambar Seluruh Permukaan Planet Mars, Seperti Apa?

Fenomena
5 Fakta Subvarian BA.4 dan BA.5, Karakteristik hingga Upaya Pencegahannya

5 Fakta Subvarian BA.4 dan BA.5, Karakteristik hingga Upaya Pencegahannya

Oh Begitu
5 Manfaat Sinar Matahari Pagi untuk Kesehatan

5 Manfaat Sinar Matahari Pagi untuk Kesehatan

Oh Begitu
Beredar Kabar Hujan Salju di Indonesia pada 7 Agustus 2022, Benarkah?

Beredar Kabar Hujan Salju di Indonesia pada 7 Agustus 2022, Benarkah?

Oh Begitu
Siklon Tropis Chaba Diperkirakan Menguat 24 Jam ke Depan, Waspada Dampaknya

Siklon Tropis Chaba Diperkirakan Menguat 24 Jam ke Depan, Waspada Dampaknya

Fenomena
Fenomena Langit Juli 2022: Supermoon hingga 3 Asteroid Dekat Bumi

Fenomena Langit Juli 2022: Supermoon hingga 3 Asteroid Dekat Bumi

Fenomena
Anak Pendek Belum Tentu Stunting, Ketahui Ciri-cirinya

Anak Pendek Belum Tentu Stunting, Ketahui Ciri-cirinya

Kita
Tuberkulosis Jadi Penyebab Kematian Tertinggi di Indonesia, Menkes Jabarkan Upaya Penanganannya

Tuberkulosis Jadi Penyebab Kematian Tertinggi di Indonesia, Menkes Jabarkan Upaya Penanganannya

Kita
Lukisan 3 Sosok Misterius Berkepala Besar Ditemukan di Tanzania, Mengejutkan Arkeolog

Lukisan 3 Sosok Misterius Berkepala Besar Ditemukan di Tanzania, Mengejutkan Arkeolog

Oh Begitu
Layanan Operasi Bedah Robotik Jarak Jauh, Bantu Dokter Rawat Pasien di Daerah

Layanan Operasi Bedah Robotik Jarak Jauh, Bantu Dokter Rawat Pasien di Daerah

Oh Begitu
Sebanyak 30 Peneliti Indonesia Jalani Program Kepemimpinan Ilmuwan, Siapa Saja?

Sebanyak 30 Peneliti Indonesia Jalani Program Kepemimpinan Ilmuwan, Siapa Saja?

Oh Begitu
Angka Stunting Indonesia 24,4 Persen, 7 Provinsi Catat Kasus Tertinggi

Angka Stunting Indonesia 24,4 Persen, 7 Provinsi Catat Kasus Tertinggi

Kita
Suhu Terasa Dingin, Apakah Sudah Masuk Musim Kemarau?

Suhu Terasa Dingin, Apakah Sudah Masuk Musim Kemarau?

Fenomena
3 Jenis Kelainan Jantung yang Banyak Dialami Jemaah Haji Indonesia

3 Jenis Kelainan Jantung yang Banyak Dialami Jemaah Haji Indonesia

Oh Begitu
Pengertian Satelit dan Jenis-jenisnya

Pengertian Satelit dan Jenis-jenisnya

Oh Begitu
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.