Kompas.com - 20/05/2019, 18:05 WIB
Lebah. ThinkstockLebah.

KOMPAS.com – Selamat hari lebah sedunia! Pada hari ini, mari kita mengingat kembali betapa pentingnya peran lebah bagi manusia dan ekosistem.

Namun, sebelum Anda mulai berselancar di internet untuk mencari tahu lebih lanjut mengenai lebah, pastikan dahulu bahwa Anda benar-benar tahu seperti apakah lebah itu. Pasalnya, seperti katak dan kodok, masih banyak orang yang tidak bisa membedakan lebah dengan tawon.

Sebetulnya, hal ini wajar saja. Sebab, beberapa spesies lebah dan tawon memang mirip satu sama lain. Mereka memiliki larva yang tampak serupa, sama-sama bisa menyengat, sama-sama bisa terbang dan sama-sama termasuk dalam ordo Hymenoptera.

Namun, lebah dan tawon juga punya banyak perbedaan.

Baca juga: Halo Prof! Apa Bedanya Katak dengan Kodok?

Bentuk tubuhnya

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Dilansir dari ThoughtCo., lebah dan tawon sama-sama termasuk dalam subordo Apocrita sehingga mereka memiliki pinggang yang kecil. Namun, jika Anda memerhatikan lebih seksama, akan terlihat bahwa perut dan dada lebah lebih bulat daripada tawon yang bentuk tubuhnya silinder.

Perbedaan bentuk tubuh ini, dilaporkan oleh Encyclopedia Brittanica, memiliki manfaatnya masing-masing.

Lebah yang bulat dan berbulu menggunakan tubuhnya untuk terbang dari bunga ke bunga. Bulu mereka membantu untuk mengumpulkan serbuk sari selagi mereka minum sari bunga. Sementara itu, bentuk tubuh tawon seperti Vespula yang lebih silinder membuat serangga ini lebih aerodinamis sehingga cocok untuk bermanuver di udara dan menyergap mangsanya.

Kemampuan menyengat

Baik lebah maupun tawon menyengat untuk melindungi diri mereka dan koloninya. Namun, bila dibandingkan, tawon lebih agresif daripada lebah.

Seekor lebah hanya menyengat sebagai bentuk perlindungan diri dan mayoritas spesiesnya mati setelah menyengat sekali. Hal ini karena sengatan lebah berduri dan akan menancap ke targetnya. Kehilangan sengatan ini membuat lebah terluka dan akhirnya mati.

Sebaliknya, sengatan tawon berbentuk mulus dan bisa digunakan berkali-kali. Alhasil, bila Anda masih bingung, perhatikan berapa kali serangga itu menyengat Anda. Bila berkali-kali, artinya Anda sedang diserang oleh tawon.

Baca juga: Cerita 4 Ahli Biologi Temukan Lebah Raksasa Wallace Saat Liburan

Makanannya

Lebah adalah serangga vegetarian yang meminum sari atau nektar bunga. Mereka kemudian memproduksi madu yang kaya akan protein dan karbohidrat sehingga dapat dikonsumsi oleh manusia dan mamalia lain.

Sebaliknya, tawon memangsa serangga lain, seperti ulat dan lalat, meskipun mereka juga bisa minum sari bunga. Lalu, sekalipun tawon juga memproduksi madu, jumlahnya jauh lebih kecil daripada lebah dan kebanyakan dikonsumsi oleh larva mereka sendiri.

Struktur sosial

Perbedaan kunci lainnya dari lebah dan tawon adalah jumlah koloninya. Lebah yang sangat sosial hidup dalam koloni yang bisa berisi 75.000 individu. Mereka hidup dalam sarang dengan sel-sel dari lilin lebah yang berbentuk heksagon dan menyimpan telur, larva dan pupa.

Bila dibandingkan dengan lebah, koloni tawon jauh lebih kecil karena tidak mencapai 10.000 individu. Beberapa spesies bahkan memilih untuk hidup sendirian tanpa koloni. Lalu, karena tawon tidak memiliki kelenjar yang menghasilkan lilin, sarang mereka biasanya terbuat dari zat mirip kertas yang diciptakan dengan mencerna bubur kayu.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.