Ahli Ungkap Identitas Monster Laut Seukuran Mobil Kodok dari Austria

Kompas.com - 13/05/2019, 13:43 WIB
Ilustrasi dari spesies phytosaurus yang baru ditemukan, Mystriosuchus steinbergeri. Binatang mirip buaya ini hidup 210 juta tahun yang lalu di tempat yang sekarang bernama Austria. Ilustrasi dari spesies phytosaurus yang baru ditemukan, Mystriosuchus steinbergeri. Binatang mirip buaya ini hidup 210 juta tahun yang lalu di tempat yang sekarang bernama Austria.


KOMPAS.com - Para ilmuwan belum lama mengungkap identitas empat monster laut seukuran mobil kodok yang ditemukan di lereng berbatu Pegunungan Alpen Austria.

Monster laut mirip buaya ini diperkirakan memiliki panjang mencapai empat meter. Mereka dikenal sebagai phytosaurus.

Berdasarkan analisis tulang, ahli memperkirakan usia phytosaurus yang baru ditemukan sekitar delapan tahun dan masih dalam masa pertumbuhan.

Ketua peneliti Richard Butler yang merupakan seorang profesor paleobiologi di Universitas Birmingham, Inggris, mendeskripsikan spesies baru denagn nama Mystriosuchus steinbergeri itusebagai phytosaurus laut dari zaman Trias akhir, yang hidup 210 juta tahun lalu.

Baca juga: Seukuran Burung Murai, Dinosaurus Baru Ini Punya Sayap Mirip Kelelawar

Nama spesies itu diambil dari nama belakang Sepp Steinberger. Steinberger adalah seorang anggota komunitas gua yang menemukan fosil ketika mendaki gunung mati, sebuah daerah terpencil di Pegunungan Alpen, Austria, pada 1980.

Sejak temuan fosil diumumkan pada 1980, dua tahun kemudian tim dari Museum Alam Wina menggali sisa-sisa fosil. Mereka harus menggunakan helikopter untuk mengangkut fosil melewati gunung setinggi 2 kilometer.

Setelah berhasil diamankan, pihak museum hanya bisa membersihkan fosil dan memajangnya.

Baru pada 2013, sekelompok tim dari Inggris, Perancis, Austria, dan Swiss mulai melakukan pengamatan dan identifikasi terhadap sisa fosil kuno tersebut.

Bagi Butler dan tim, temuan fosil M steinbergeri adalah sesuatu yang amat langka dan sulit dipelajari karena sulitnya akses ke lokasi dan spesies ini sulit ditemukan.

"Literatur tentang phytosaurus yang sangat sedikit membuat proses identifikasi memerlukan waktu bertahun-tahun," ujar Butler dilansir dari Live Science, Sabtu (11/5/2019).

Dalam laporan studi yang terbit di Zoological Journal of the Linnean Society, Rabu (8/5/2019), M. steinbergeri merupakan gabungan dari buaya modern, gavial atau gharial (buaya pemakan ikan), dan alligator (kerabat dekat buaya yang hidup di rawa).

Namun perlu diingat, phytosaurus sudah hidup jauh sebelum reptil-reptil itu dan mereka bukan kerabat dekat buaya modern, gavial, atau alligator.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X