Pekan Pertama Puasa Banyak yang Batal, Dokter Uraikan Penyebabnya

Kompas.com - 11/05/2019, 17:03 WIB
Ilustrasi sakit perut 5432actionIlustrasi sakit perut

KOMPAS.com - Selama hampir sepekan menjalani puasa Ramadhan, Dr Ari Fahrial Syam, SpPD, menceritakan banyak pasien yang mengeluh sudah beberapa kali batal puasa. Ada juga pasien yang mengaku tetap berpuasa tapi terganggu dengan mengalami masalah pencernaan.

Sebagian dari pasien mengaku batal karena saat sahur hanya minum segelas air. Hal ini dilakukan dengan alasan mereka tidak terbiasa sarapan atau tidak terbiasa makan sebelum subuh.

Ari menerangkan, hal inilah yang memicu nyeri ulu hati, mual, dan muntah, hingga akhirnya membuat batal puasa di minggu pertama.

"Nyeri ulu hati memang seharusnya tidak sampai membatalkan puasa, tapi untuk sebagian pasien nyeri ulu hati sangat mengganggu," kata Ari kepada Kompas.com melalui pesan elektronik.

Baca juga: Terungkap, Cara Olahraga agar Tubuh Tetap Fit Seharian Saat Puasa

Meski banyak pasien mengaku batal puasa karena mengalami nyeri ulu hati, namun ada juga pasien yang justru mengaku maagnya membaik selama puasa.

Ahli gastoenterolog Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI) itu menerangkan, penderita maag bisa sembuh selama puasa karena mereka mengatur pola makan dengan baik dan teratur.

Ketika saatnya sahur dan berbuka, penderita maag benar-benar menggunakan waktu itu untuk makan.

"Walau ajaran agama sudah menganjurkan berpuasa agar sehat, tetapi kita harus tetap memperhatikan makanan dan minuman selama buka dan sahur agar kita terhindar dari gangguan pencernaan dan tetap bisa melaksanakan puasa tanpa batal," kata Ari yang juga Dekan FKUI itu.

Masalah pencernaan lain yang bisa mengganggu puasa adalah diare.

Diare umumnya timbul pada pagi hari dan umumnya disebabkan oleh konsumsi makanan yang tidak tepat.

Halaman:


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X