Kompas.com - 05/05/2019, 10:43 WIB
Drone yang mengirim organ tubuh untuk transplantasi. Untuk pertama kalinya sebuah drone digunakan untuk mengirim ginjal yang akan digunakan operasi cangkok seorang perempuan Maryland, kata Pusat Medis Universitas Marylan. Drone yang mengirim organ tubuh untuk transplantasi. Untuk pertama kalinya sebuah drone digunakan untuk mengirim ginjal yang akan digunakan operasi cangkok seorang perempuan Maryland, kata Pusat Medis Universitas Marylan.

KOMPAS.com - Ginjal yang dibutuhkan untuk transplantasi dikirim dengan pesawat nirawak atau drone untuk pertama kalinya, menurut Pusat Medis Universitas Maryland, seperti dilansir kantor berita AFP, Rabu (1/5/2019).

Ini menjadi perkembangan yang bisa menandai transportasi organ yang lebih cepat dan lebih aman.

Drone berteknologi tinggi yang dirancang khusus dilengkapi alat untuk memantau ginjal itu menempuh perjalanan lima kilometer ke penerima seorang perempuan berusia 44 tahun dari Baltimore yang telah menjalani cuci darah selama delapan tahun.

Baca juga: Terlalu Banyak Konsumsi Vitamin D, Pria Kanada Berujung Gagal Ginjal

Drone, yang mengantongi izin khusus dari pengatur penerbangan, itu lepas landas pukul 01.00 pagi pada 19 April dan terbang pada ketinggian 120 meter selama sekitar 10 menit sebelum mendarat di tempat tujuan.

Dokter Joseph Scalea, yang termasuk dalam tim ahli bedah yang melakukan pencangkokan, memuji keberhasilan proyek itu dan mengatakan pengiriman dengan drone bisa membantu mengatasi keterlambatan yang merusak kelayakan organ itu.

Biaya metode transportasi saat ini dengan menyewa pesawat atau penerbangan komersial yang kerap tertunda, beragam, biasanya sekitar 5.000 dollar AS atau sekitar Rp 71,2 juta.

Menurut United Network for Organ Sharing, di Amerika terdapat hampir 114 ribu orang dalam daftar tunggu untuk transplantasi organ pada 2018.

Baca juga: Langka, Kelahiran Bayi Paus Bungkuk Terekam Kamera Drone

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.