Kompas.com - 05/02/2019, 11:42 WIB
Foto ini menunjukkan bayi paus bungkuk yang baru lahir berenang di atas punggung induknya. Salah satu fenomena langka yang jarang tertangkap dari dekat. Foto ini menunjukkan bayi paus bungkuk yang baru lahir berenang di atas punggung induknya. Salah satu fenomena langka yang jarang tertangkap dari dekat.

KOMPAS.com - Lars Bejder, seorang ahli mamalia laut menangkap pemandangan langka Januari lalu. Dia menyaksikan bayi paus bungkuk berenang bersama ibunya, 20 menit setelah dilahirkan.

Bagi Bejder, ini fenomena langka yang ditangkap dengan sangat dekat dalam 25 tahun terakhir dan beruntung ia merekamnya sehingga bisa kita tonton.

Seperti diwartakan Science Alert, Senin (4/2/2019), Bejder merupakan direktur Program Penelitian Mamalia Laut di Universitas Hawai'i.

Dia mempelajari mamalia laut dan mengaitkannya dengan perubahan iklim, aktivitas manusia, dan ketersediaan makanan yang bisa mempengaruhi perilaku mereka.

Baca juga: Bukan Cuma Anda, Paus Bungkuk Juga Suka Ganti-ganti Lagu

Fenomena langka ini tak sengaja direkam lewat drone.

Awalnya, Bejder menggunakan drone untuk memantau aktivitas paus seperti biasa di lepas pantai Maui. Namun tiba-tiba, kamera merekam percikan darah di air.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Bejder segera mengarahkan dronenya ke arah tersebut dan ternyata benar, seekor paus bungkuk baru saja melahirkan anaknya.

"Ini sangat luar biasa. Ini hanya sekitar 20 menit setelah paus bungkuk melahirkan anaknya," kata Bejder.

"Kami mendekati mereka, dan masih tampak darah di air dan tubuh mereka. Ini sesuatu yang sangat langka dan sangat dekat dengan proses kelahiran."

Mamalia laut seperti paus dan lumba-lumba sistem reproduksinya tidak seperti ikan. Mereka melewati proses kehamilan yang relatif lama, mirip manusia.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.