Kompas.com - 26/04/2019, 08:00 WIB
Jenazah anggota KPPS 13 Perum Hegarmanah, Cianjur, Jawa Barat, Entis Tisna Sasmita (62) saat akan dibawa ke tempat peristirahatannya yang terakhir. Entis meninggal diduga kelelahan usai menjalankan tugas di TPS. KOMPAS.com/FIRMAN TAUFIQURRAHMANJenazah anggota KPPS 13 Perum Hegarmanah, Cianjur, Jawa Barat, Entis Tisna Sasmita (62) saat akan dibawa ke tempat peristirahatannya yang terakhir. Entis meninggal diduga kelelahan usai menjalankan tugas di TPS.

Tugas pertama harus diselesaikan setelah tidur semalaman. Sedangkan tugas selanjutnya diselesaikan setelah tidak tidur semalaman.

Hasilnya, fungsi otak termasuk memori, pengambilan keputusan, penalaran, dan pemecahan masalah memburuk setelah tidak tidur. Begitu pula dengan reaksi dan kewaspadaan seseorang.

5. Mudah Lupa

Melewatkan waktu tidur membuat Anda menjadi lebih pelupa. Beberrapa penelitian menunjukkan bahwa tidur berdampak pada pembelajaran dan memori seseorang.

Peneliti menyebut, tidur sangat penting untuk proses konsolidasi hal-hal yang kita pelajari di otak. Artinya, kita perlu istirahat dengan baik untuk bisa memasukkan informasi baru dalam memori.

6. Mudah Kecelakaan

Menurut National Sleep Foundation, orang yang hanya tidur selama 6 jam atau kurang memiliki rasio tiga kali lebih mungkin terlibat dalam kecelakaan.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Hal ini kemungkinan juga pengaruh dari kemampuan kognitif yang menurun saat tidak tidur.

7. Gairah Seks Berkurang

Bagi pria, kurang tidur memiliki efek pada libido mereka. Sebuah penelitian menunjukkan kurang tidur selama seminggu membuat pria muda mengalami penurunan kadar testosteron.

Lebih jauh, tidur hanya 5 jam atau kurang mengurangi kadar hormon seks sebanyak 10 hingga 15 persen. Dengan kata lain, pria mungkin lebih sulit bergairah saat kurang tidur.

Baca juga: #IndonesianElectionHeroes, 7 Anggota KPPS di Sumut Gugur Saat Bertugas

8. Jadi Mudah Gemuk

Bagi Anda yang sedang diet atau ingin mengurangi berat badan, ada baiknya tidak melewatkan waktu tidur Anda.

Sebuah penelitian menemukan orang yang tidur kurang dari 5 jam setiap malam cenderung mengalami kenaikan berat badan dan akhirnya menjadi gemuk.

Temuan ini didapatkan setelah para peneliti mengamati hubungan tidur dan berat badan pada 21.469 orang dewasa berusia 20 tahun selama tiga tahun.

9. Risiko Diabetes

Seiring dengan ukuran pinggang yang lebih besar, orang yang tidak cukup tidur meningkatkan risiko diabetes.

Para peneliti memeriksa 10 studi terpisah yang berfokus pada tidur dan diabetes. Temuan mereka menemukan bahwa 7 hingga 8 jam istirahat adalah rentang optimal untuk menghindari masalah insulin yang dapat menyebabkan diabetes.

10. Masalah Kulit

Kurang tidur akan mempengaruhi penampilah Anda. Dalam sebuah studi, peneliti mengamati hubungan kebiasaan tidur dengan kondisi kulit pada sekelompok orang berusia 30 hingga 50 tahun.

Hasil penelitian menunjukkan, orang yang kurang tidur memiliki garis-garis halus, kerutan, warna kulit tidak rata, hingga gelambir pada kulit mereka.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.