LIPI: Temuan 2 Burung Baru Bukti Sulawesi Punya Sejarah Evolusi Unik

Kompas.com - 25/04/2019, 19:03 WIB
Kedua spesies yang ditemukan di Sulawesi, bernama Wakatobi mata putih dan Wangi-wangi mata putih.phys Kedua spesies yang ditemukan di Sulawesi, bernama Wakatobi mata putih dan Wangi-wangi mata putih.

KOMPAS.com - Keanekaragaman hayati Indonesia sungguh luar biasa. Bukti ini kembali ditunjukan dengan penemuan spesies burung baru di Kepulauan Wakatobi, Sulawesi.

Kedua spesies yang ditemukan itu diberi nama Wakatobi mata putih dan Wangi-wangi mata putih. Temuan ini telah dipublikasikan di Zoological Journal of the Linnean Society, Rabu (24/4/2019).

Sulawesi, bagi para peneliti, merupakan tempat yang menarik karena terletak di tengah-tengah Indonesia dan di perbatasan Asia serta Australia. Sulawesi juga memiliki jumlah spesies endemik yang sangat tinggi. Menjadikan wilayah ini sebagai laboratorium alam yang tak ada duanya.

Baca juga: Burung Cantik Ini Berkelamin Ganda, Setengah Jantan Setengah Betina

Ahli Zoologi dari Trinity College Dublin, Professor Nicola Marple bersama timnya merupakan salah satu peneliti yang tertarik dengan Sulawesi. Mereka telah mempelajari burung-burung di Sulawesi sejak tahun 1999.

Penemuan spesies burung baru ini, bagi mereka merupakan hal yang istimewa. Hal ini karena di temukan di satu pulau yang sama. Kedua jenis burung ini menurut peneliti berkembang biak dengan cepat daripada burung lain.

Mereka juga mudah beradaptasi dan memakan berbagai macam buah-buahan, bunga dan serangga. Hal inilah yang kemudian membuat jenis burung tersebut berevolusi dengan begitu cepat.

"Menemukan dua spesies baru dari genus yang sama di satu pulau yang kecil merupakan hal yang sangat istimewa," kata Marples.

Dr Darren O'Connell, peneliti lain yang terlibat menambahkan jika temuan tersebut akan berpengaruh terhadap konservasi.

"Dengan meneyoroti spesies unik di Kepulauan Wakatobi, kami dapat membantu melindungi habitat yang tersisa. Kami juga bergarap pulau tersebut diakui sebagai Daerah Burung Endemik, sehingga dapat lebih banyak menerima dukungan konservasi," pungkasnya.

Baca juga: Beratnya Hanya 10 Gram, Burung ini Kuat Terbang Belasan Ribu Kilometer

Temuan dua spesies burung cantik ini dilakukan oleh ahli zoologi dari Trinity College Dublin bekerja sama dengan Universitas Halu Oleo (UHO) dan Operasi Wallacea. Mereka melakukan penelitian sejak 1999.

Dalam melakukan penyelidikan spesies endemik di Sulawesi, Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) mengaku tidak terlibat di dalamnya tapi ikut bangga atas temuan menarik ini.

"Temuan peneliti asing ini bagus sebagai bukti ilmiah bahwa Sulawesi memang memiliki sejarah evolusi biologi yang unik sehingga banyak menghasilkan jenis-jenis endemik," ujar Mohammad Irham, peneliti ekologi dan sistematika burung Lembaga Ilmu Pengetahuan Indoneia (LIPI).




Close Ads X