Kompas.com - 22/04/2019, 20:30 WIB

Paus yang berpindah-pindah dapat memangsa gajah laut, namun kemunculannya relatif jarang.

Paus yang menetap hanya menjadikan ikan sebagai santapan utamanya.

Paus pembunuh juga seringkali terlihat menyerang hiu putih besar di seluruh dunia, termasuk di kawasan Kepulauan Farallon.

Penyebabnya tidak diketahui secara jelas, namun hiu yang terbunuh tampak tidak memiliki hati, sumber minyak ikan dan vitamin yang berharga.

“Interaksi lateral antar predator puncak jarang terdokumentasikan di lautan, sehingga dibutuhkan waktu yang panjang bagi kami untuk dapat memahaminya”, tutup Jorgensen.

Penelitian ini dipublikasikan di jurnal Scientific Reports.

Baca juga: Ahli Ungkap Perilaku Berburu Hiu Lewat Kamera Tersembunyi

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.