Jawaban Atas Maraknya Perundungan, Ini Kata Peneliti

Kompas.com - 15/04/2019, 20:35 WIB
IlustrasiKOMPAS.com/LAKSONO HARI W Ilustrasi

“Model ini memberi konteks dan mengenalkan konsekuensi bagi siswa”, ujar Anggi.

Baca juga: Tangkal Cyber-bullying, Sistem Baru Ini Lebih Cepat dan Akurat

Anggi juga menambahkan soal pentingnya menerapkan pemahaman perspektif yang berbeda pada siswa.

“Siswa kalangan atas yang selalu difasilitasi selama ini akan merasakan tekanan berat saat tiba-tiba mengalami masalah. Kita harus membuatnya mengenal bahwa ada orang yang mengalami kesulitan lebih berat,” paparnya.

Penerapannya dapat dicapai dengan memperbanyak paparan dan diskusi antar golongan yang selama ini dianggap “berbeda”, baik itu dari segi tingkat sosial, agama, ras dan suku, atau bahkan pandangan politik.

Anggi juga mengajak baik guru maupun orang tua agar turut hadir dalam kehidupan anaknya.

“Di sekolah, guru, terutama wali kelas, wajib mengenal anak didiknya serta tahu peristiwa apa saja yang terjadi di kelas”, tuturnya.

“Orangtua selama ini memberikan perhatian pada anaknya sebatas pada pemenuhan materi, seperti gadget, kendaraan, dan sebagainya, tapi tidak tahu aktivitas harian yang dilakukannya” tambahnya.

Orangtua, guru, serta orang dewasa secara umum dapat berperan sebagai role model bagi pembentukan karakter anak, melalui sikap praktis dalam kehidupan sehari-hari, bukan sekedar konsep teoritis yang diajarkan.

Selain itu, penting untuk memperkenalkan anak akan konsekuensi yang akan dihadapinya atas perilaku dan keputusan yang diambilnya, sehingga anak menumbuhkan empati dan kepekaan sosial.

Halaman:
Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di artikel ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini!


Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di bawah ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
komentar di artikel lainnya
Close Ads X