Sejarah Lubang Hitam, dari Gagasan hingga Wujudnya Kelihatan

Kompas.com - 11/04/2019, 19:01 WIB
Ilustrasi seorang seniman menggambarkan lubang hitam quasar, atau supermasif, ultra-bercahaya.
Ilustrasi seorang seniman menggambarkan lubang hitam quasar, atau supermasif, ultra-bercahaya.

KOMPAS.com - Berbagai pemberitaan dihiasi tentang foto pertama lubang hitam yang berhasil dibuat oleh para ilmuwan dunia. Namun jauh sebelum foto ini dibuat, lubang hitam atau black hole telah mengalami sejarah panjang.

Banyak ilmuwan yang memikirkan keberadaan benda langit ini hingga beberapa berhasil mengamati sekaligus membuktikan adanya lubang hitam.

Bahkan setelah melalui beberapa pengamatan dan pengamatan, lubang hitam tetap menjadi misteri bagi banyak ilmuwan. Hingga akhirnya baru-baru ini, foto pertama lubeng hitam dipublikasikan pada khalayak.

Jika menarik waktu mundur ke belakang, beginilah perjalanan pemikiran lubang hitam.

Baca juga: Setelah 2,5 Abad, Gambar Lubang Hitam Pertama Terungkap. Ini Fotonya...

Petunjuk Pertama

Gagasan pertama tentang lubang hitam dibuat oleh ilmuwan Inggris John Michell sekitar tahun 1783. Michell menjelaskan bahwa cahaya tidak bisa lepas dari benda yang memberinya ukuran yang sangat besar.

Karena cahaya tidak bisa lepas dari bintang, maka bintang itu tidak akan terlihat oleh semua pengamat dari luar. Michell menyebutnya sebagai "bintang gelap".

Teori Relativitas

Berbicara tentang lubang hitam tentu tak lepas dari teori relativitas milik Albert Einstein. Ketika memperkenalkan teori tersebut, Einstein mendeskripsikan bahwa ada kelengkungan ruang dan waktu, memproduksi gravitasi.

Teori ini belakangan mengarah pada benda yang bisa membungkuswilayah ruang angkasa secara tak terbatas, berhimpitan dengan garis tepi yang disebut dengan horizon, dari sesuatu yang tidak bisa dilepaskan, yang kita sebut lubang hitam.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Waspada Hujan Lebat hingga Sangat Lebat di Jabodetabek, Ini Daftar Wilayahnya

Waspada Hujan Lebat hingga Sangat Lebat di Jabodetabek, Ini Daftar Wilayahnya

Oh Begitu
Mengapa Hujan Seharian Bisa Menyebabkan Bencana Banjir?

Mengapa Hujan Seharian Bisa Menyebabkan Bencana Banjir?

Fenomena
Tidur Tengkurap Membuat Pasien Covid-19 Terhindar dari Ventilator, Kok Bisa?

Tidur Tengkurap Membuat Pasien Covid-19 Terhindar dari Ventilator, Kok Bisa?

Oh Begitu
Gempa Hari Ini: M 5, 1 Guncang Pandeglang Terasa hingga Malingping

Gempa Hari Ini: M 5, 1 Guncang Pandeglang Terasa hingga Malingping

Fenomena
Terlalu Banyak Makan Makanan Manis Bisa Melemahkan Sistem Kekebalan, Kok Bisa?

Terlalu Banyak Makan Makanan Manis Bisa Melemahkan Sistem Kekebalan, Kok Bisa?

Oh Begitu
Ahli Sebut 140.000 Virus Baru Ditemukan di Usus Manusia

Ahli Sebut 140.000 Virus Baru Ditemukan di Usus Manusia

Oh Begitu
Kamasutra Satwa: Hewan Bonobo Lakukan Hubungan Sesama Jenis

Kamasutra Satwa: Hewan Bonobo Lakukan Hubungan Sesama Jenis

Oh Begitu
3 Misteri Alam Semesta Berpotensi dapat Nobel Prize, Jika Terpecahkan

3 Misteri Alam Semesta Berpotensi dapat Nobel Prize, Jika Terpecahkan

Fenomena
Di Bawah Sinar UV, Bulu Hewan Ini Menyala Seperti Lampu Disko

Di Bawah Sinar UV, Bulu Hewan Ini Menyala Seperti Lampu Disko

Oh Begitu
Viral Bayi Hiu Berwajah Mirip Manusia, Peneliti Sebut karena Kelainan Genetis

Viral Bayi Hiu Berwajah Mirip Manusia, Peneliti Sebut karena Kelainan Genetis

Oh Begitu
Siapa yang Boleh Donor Terapi Plasma Konvalesen? Ini Syarat Lengkapnya

Siapa yang Boleh Donor Terapi Plasma Konvalesen? Ini Syarat Lengkapnya

Kita
Sekali Suntik, Vaksin Johnson & Johnson Efektif Kurangi Risiko Covid-19

Sekali Suntik, Vaksin Johnson & Johnson Efektif Kurangi Risiko Covid-19

Fenomena
Jangan Minum Obat Pereda Nyeri Sebelum Divaksin Covid-19, Begini Penjelasan Ahli

Jangan Minum Obat Pereda Nyeri Sebelum Divaksin Covid-19, Begini Penjelasan Ahli

Oh Begitu
Tingkat Imun Bisa Prediksikan Risiko Infeksi Covid-19 Gejala Berat

Tingkat Imun Bisa Prediksikan Risiko Infeksi Covid-19 Gejala Berat

Oh Begitu
Penemuan Kebetulan Microwave, Alat Masak Canggih di Akhir Perang Dunia

Penemuan Kebetulan Microwave, Alat Masak Canggih di Akhir Perang Dunia

Oh Begitu
komentar di artikel lainnya
Close Ads X