Butuh Rumah Baru, Kelomang Tempati Cangkang Teman yang Sudah Mati

Kompas.com - 09/04/2019, 20:30 WIB
Kelomang memperoleh rumah baru dengan memakai bekas rumah rekannya yang sudah mati. AlamyKelomang memperoleh rumah baru dengan memakai bekas rumah rekannya yang sudah mati.

KOMPAS.com – Selama ini, kelomang merupakan salah satu hewan favorit yang dijadikan peliharaan, terutama bagi anak-anak yang tinggal di sekitar kawasan pantai.

Kelomang merupakan kerabat dekat kepiting yang hidup di dalam cangkang, biasanya berupa cangkang sisa siput, yang senantiasa dibawanya kemanapun pergi.

Seekor kelomang akan tumbuh hingga mencapai ukuran cangkang yang ditempatinya. Untuk dapat tumbuh lebih lanjut, kelomang harus mencari cangkang yang lebih besar untuk ditinggali.

Jadi, sebelum mencapai batas ukuran cangkang sekarang, kelomang perlu memperoleh cangkang baru yang ideal.

Baca juga: Video Ini Ungkap Cara Kepiting Berganti Cangkang

Lalu bagaimana cara kelomang tersebut mengetahui keberadaan cangkang kosong yang dibutuhkannya?

Penelitian terbaru yang dipublikasikan di jurnal Ecology and Evolution berhasil mendokumentasikan prosesnya.

 

Ternyata, kelomang tersebut mencari cangkang baru yang ditinggalkan oleh kelomang lain yang sudah mati lewat kemampuan penciuman khususnya.

Dengan cara menempatkan bangkai kelomang pada beberapa botol di pesisir pantai Kosta Rika, ilmuwan mendapati bahwa puluhan kelomang dari spesies Coenobita compressus akan memadati botol tersebut dalam waktu kurang dari lima menit.

“Para kelomang ini tampak seperti sedang merayakan pemakaman," ujar Mark Laidre, peneliti dari Dartmouth College, Hannover, yang terlibat dalam riset ini, seperti yang dilansir dari Science News, Jumat (29/3/2019).

Temuan ini menunjukan bahwa kelomang memiliki sensitifitas tinggi terhadap bau yang ditinggalkan oleh bangkai sesamanya. Bau ini tidak hanya menandakan bahwa ada kelomang yang mati, tapi juga memberitahu bahwa terdapat cangkang kosong untuk ditempati.

Baca juga: Spesies Siput Pohon Terakhir Mati dan Spesiesnya Dinyatakan Punah

Halaman:


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Deteksi Kilat Corona, Swab Antigen Lebih Akurat dibanding Rapid Test

Deteksi Kilat Corona, Swab Antigen Lebih Akurat dibanding Rapid Test

Oh Begitu
Ahli Kini Tahu Alasan Perubahan Warna Kulit pada Pasien Covid-19

Ahli Kini Tahu Alasan Perubahan Warna Kulit pada Pasien Covid-19

Oh Begitu
Kemoterapi Pasien Kanker yang Kena Covid-19 Tidak Berisiko Kematian

Kemoterapi Pasien Kanker yang Kena Covid-19 Tidak Berisiko Kematian

Oh Begitu
Lolos dari Maut, Kumbang Ini Bertahan Hidup meski Telah Dimakan Katak

Lolos dari Maut, Kumbang Ini Bertahan Hidup meski Telah Dimakan Katak

Oh Begitu
Rahasia Alam Semesta: Seberapa Besar Alam Semesta ini?

Rahasia Alam Semesta: Seberapa Besar Alam Semesta ini?

Oh Begitu
Sering Tidak Terdiagnosis, Kenali Penyakit Autoimun Sjogren's Syndrome

Sering Tidak Terdiagnosis, Kenali Penyakit Autoimun Sjogren's Syndrome

Oh Begitu
Seri Baru Jadi Ortu: Bayi Pilek, Bagaimana Cara Sedot Ingusnya?

Seri Baru Jadi Ortu: Bayi Pilek, Bagaimana Cara Sedot Ingusnya?

Oh Begitu
Diabetes Penyakit Turunan, Mungkinkah Bisa Dicegah?

Diabetes Penyakit Turunan, Mungkinkah Bisa Dicegah?

Oh Begitu
Penyakit Baru di China Menghantui di Tengah Pandemi Covid-19, Apa Itu Virus Tick Borne?

Penyakit Baru di China Menghantui di Tengah Pandemi Covid-19, Apa Itu Virus Tick Borne?

Fenomena
Studi Temukan, OTG Corona Sama Menularnya dengan yang Bergejala

Studi Temukan, OTG Corona Sama Menularnya dengan yang Bergejala

Oh Begitu
Obesitas di Amerika Serikat bisa Turunkan Efektivitas Vaksin Covid-19

Obesitas di Amerika Serikat bisa Turunkan Efektivitas Vaksin Covid-19

Fenomena
Unika Atma Jaya Jakarta Resmikan Laboratorium Covid-19 Aman Lingkungan

Unika Atma Jaya Jakarta Resmikan Laboratorium Covid-19 Aman Lingkungan

Oh Begitu
AI Bisa Jadi Alat Transformasi Sampah Menjadi Produks Bernilai Seni, Kok Bisa?

AI Bisa Jadi Alat Transformasi Sampah Menjadi Produks Bernilai Seni, Kok Bisa?

Oh Begitu
Waspada, Penderita Diabetes Pengidap Covid-19 Lebih Banyak Meninggal

Waspada, Penderita Diabetes Pengidap Covid-19 Lebih Banyak Meninggal

Oh Begitu
Penciptaan AI Juga Butuh Etika, Apa Maksudnya? Ini Penjelasan Ahli

Penciptaan AI Juga Butuh Etika, Apa Maksudnya? Ini Penjelasan Ahli

Oh Begitu
komentar di artikel lainnya
Close Ads X