Pakar Ungkap Cara Cegah Terulangnya Kecelakaan Boeing 737 Max 8

Kompas.com - 07/04/2019, 18:35 WIB
Boeing 737 MAX 8 Ethiopian Airlines IstimewaBoeing 737 MAX 8 Ethiopian Airlines

Oleh Francesco Biondi

PADA 10 Maret 2019, pesawat Ethiopian Airlines dengan nomor penerbangan 302 lepas landas dari Bandara Internasional Addis Ababa di Ethiopia. Setelah hanya enam menit penerbangan, pesawat itu jatuh, menewaskan semua 157 penumpang dan awak pesawat.

Pada 29 Oktober 2018, pesawat Lion Air dengan nomor penerbangan 610 meninggalkan Bandara Internasional Jakarta. Pesawat itu jatuh 12 menit setelah lepas landas, menewaskan 189 penumpang dan awak pesawat.

Apa kesamaan kedua insiden ini? Keduanya melibatkan pesawat  Boeing 737 Max 8.

Masih terlalu dini untuk menentukan apa yang sebenarnya terjadi dalam kedua penerbangan ini atau apa yang menyebabkan pilot kehilangan kendali atas pesawat hanya beberapa menit setelah lepas landas. Proses penyelidikan masih berlangsung.

Apa yang kita tahu adalah bahwa kedua pesawat dilengkapi dengan sistem manuver pesawat terbaru yang disebut anti-stall Maneuvering Characteristics Augmentation System (MCAS).

Pesawat Boeing 737 Max 8 yang baru dan pertama kali diuji coba pada awal tahun 2016 hadir dengan tawaran bahwa pesawat ini memiliki teknologi efisiensi bahan bakar yang lebih baik disertai peningkatan lainnya yang signifikan dibandingkan dengan pesawat tipe 737 sebelumnya.

Mesin pesawat dipindahkan posisinya ke ketinggian yang lebih rendah dan polong di sekitar mesin (nacelles) didesain ulang.

Namun para ahli pembuat Boeing menyadari bahwa perubahan desain ini menyebabkan pesawat mendorong ke atas.

“Untuk menghadapi masalah ini” dan memastikan pesawat tidak akan berhenti “jika sudut serangan jet melayang terlalu tinggi ketika terbang secara manual”, Boeing memperkenalkan sistem baru, MCAS.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X