Transplantasi Organ Hewan, Akankah Jadi Solusi Kurangnya Pendonor?

Kompas.com - 05/04/2019, 17:34 WIB
Babi-babi yang bebas PERV eGenesisBabi-babi yang bebas PERV

Babi yang organnya siap ditransplantasikan bagi manusia juga memiliki banyak potensi lainnya.

David Cooper yang memimpin prgram xenotransplantasi di University of Alabama berkata bahwa perkembangan lebih lanjut bisa menjadikan babi sebagai sumber sel islet (sekelompok sel pankreas yang memproduksi hormon) yang dibutuhkan oleh penderita diabetes.

Lebih jauh, darah babi mungkin bisa ditransfusikan kepada pasien-pasien khusus yang telah membentuk antibodi melawan sel darah manusia karena terlalu sering mendapat transfusi. Bahkan, sel yang memproduksi dopamin mungkin juga bisa ditransplantasikan kepada pasien dengan penyakit Parkinson.

Kemudian, sekalipun organ babi tidak bisa selamanya dipakai, setidaknya tindakan ini akan bisa meminjamkan waktu bagi penerima donor selagi menunggu organ manusia.

Namun, tentunya hal-hal ini baru bisa dilakukan bila tantangan terakhir berhasil dilewati, yakni ketika xenotransplantasi telah diujicobakan pada manusia dan terbukti aman.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X