Kompas.com - 20/03/2019, 20:07 WIB
Perhitungan baru menemukan jika jarak planet terdekat dengan Bumi adalah Merkurius. (NASA/JPL)Perhitungan baru menemukan jika jarak planet terdekat dengan Bumi adalah Merkurius.

KOMPAS.com - Selama ini, Venus dianggap sebagai planet terdekat dengan Bumi. Namun menurut perhitungan baru, Merkurius ternyata lebih dekat dengan planet kita.

Temuan ini dipresentasikan oleh tim peneliti dalam sebuah artikel di majalah Physics Today.

"Ada kecerobohan dalam menghitung jarak rata-rata antar planet," tulis tim peneliti yang terdiri dari Tom Stockham, Gabriel Monroe, dan Samuel Cordner, mahasiswa S3 di University of Alabama.

Baca juga: Studi Baru: Planet Sembilan Mungkin Bukan Planet Seutuhnya

Kesalahpahaman itu berasal dari cara kita biasanya memperkirakan jarak ke planet lain. Biasanya, peneliti menghitung jarak rata-rata planet berdasarkan jarak mereka dari matahari. Bumi jaraknya satu unit astronomi (AU) dari Matahari, sementara Venus sekitar 0,72 AU.

Namun jika dikurangi, jarak antara Venus dari Bumi, yang didapat sebenarnya adalah jarak rata-rata antara orbitnya, bukan jarak antar planet itu sendiri.

Oleh karenanya, menurut trio peneliti, itu bukan merupakan cara yang akurat untuk menghitung jarak planet. Apalagi Bumi menghabiskan banyak waktu di sisi berlawanan dari Venus sehingga jarak rata-rata Bumi dengan Venus 1,72 AU jauhnya.

Baca juga: Badai Matahari Dahsyat Hantam Bumi 2.700 Tahun Lalu, Bisa Terulang

Temuan ini berdasarkan simulasi dengan asumsi bahwa orbit planet itu kira-kira berbentuk lingkaran dan orbitnya tak bersudut satu sama lain.

"Dengan menggunakan metode yang lebih akurat untuk memperkirakan jarak rata-rata antara dua benda yang mengorbit, kami menemukan bahwa Merkurius lebih dekat ke Bumi daripada Venus karena mengorbit Matahari lebih dekat," tulis ketiga peneliti dalam laporannya.

Berikut adalah video simulasi yang dibuat oleh Tom Stockham, Gabriel Monroe, dan Samuel Cordner:

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pengertian Sabana serta Contoh Flora dan Faunanya

Pengertian Sabana serta Contoh Flora dan Faunanya

Oh Begitu
Gempa Talaud Hari Ini Sudah 9 Kali Susulan, BMKG Tegaskan Bukan Gempa Megathrust

Gempa Talaud Hari Ini Sudah 9 Kali Susulan, BMKG Tegaskan Bukan Gempa Megathrust

Fenomena
Gempa Terkini: M 6,1 Guncang Talaud, Ini Catatan Gempa yang Pernah Terjadi di Sulawesi Utara

Gempa Terkini: M 6,1 Guncang Talaud, Ini Catatan Gempa yang Pernah Terjadi di Sulawesi Utara

Fenomena
Indonesia Didorong Jadi Lumbung Pangan Dunia Lewat Studi Pertanian

Indonesia Didorong Jadi Lumbung Pangan Dunia Lewat Studi Pertanian

Oh Begitu
Sejarah Penemuan Termometer: Penemu dan Perkembangannya

Sejarah Penemuan Termometer: Penemu dan Perkembangannya

Oh Begitu
Bagaimana Bulan Bisa Bersinar Terang di Malam Hari?

Bagaimana Bulan Bisa Bersinar Terang di Malam Hari?

Oh Begitu
Penyakit Tifus: Penyebab, Gejala, dan Jenis-jenisnya

Penyakit Tifus: Penyebab, Gejala, dan Jenis-jenisnya

Kita
Kabar Baik, Populasi Jerapah Meningkat 20 Persen, Ini Kata Ilmuwan

Kabar Baik, Populasi Jerapah Meningkat 20 Persen, Ini Kata Ilmuwan

Fenomena
[POPULER SAINS]: Penyebab Letusan Gunung Krakatau 1883 | Karbon Purba Mars | Fenomena Aphelion | Gunung Merapi Semburkan Awan Panas

[POPULER SAINS]: Penyebab Letusan Gunung Krakatau 1883 | Karbon Purba Mars | Fenomena Aphelion | Gunung Merapi Semburkan Awan Panas

Oh Begitu
Hasil Tes Covid dari Alat RT-LAMP BRIN Diklaim Bisa Keluar Kurang dari Satu Jam

Hasil Tes Covid dari Alat RT-LAMP BRIN Diklaim Bisa Keluar Kurang dari Satu Jam

Oh Begitu
Roket Falcon 9 SpaceX Berhasil Luncurkan 49 Satelit Internet Starlink ke Luar Angkasa

Roket Falcon 9 SpaceX Berhasil Luncurkan 49 Satelit Internet Starlink ke Luar Angkasa

Fenomena
Gunung Merapi Semburkan Awan Panas, Waspada Radius 5 KM dari Puncak

Gunung Merapi Semburkan Awan Panas, Waspada Radius 5 KM dari Puncak

Fenomena
Penyebab Kanker Limpa dan Faktor Risikonya

Penyebab Kanker Limpa dan Faktor Risikonya

Kita
Atom yang Mendapatkan atau Melepas Elektron untuk Pembentukan Ion

Atom yang Mendapatkan atau Melepas Elektron untuk Pembentukan Ion

Prof Cilik
Inti Sel: Pengertian, Fungsi, dan Bagian-bagiannya

Inti Sel: Pengertian, Fungsi, dan Bagian-bagiannya

Kita
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.