Kompas.com - 20/03/2019, 17:53 WIB
Penulis Mela Arnani
|
Editor Bayu Galih

Daerah Endemis

Nadia menuturkan, dari 514 kabupaten/kota di Indonesia, sebanyak 236 kabupaten/kota di 28 provinsi merupakan daerah endesmis filariasis.

"Sebenarnya masih cukup banyak kabupaten/kota yang kita katakan endemis filaria. Ada 236 kabupaten/kota yang endemis filaria, tapi 105 sudah selesai memberi pencegahan massal, tapi kita masih punya 131 kabupaten/kota yang masih melaksanakan POPM (pemberian obat pencegahan massal) filaria," kata dia.

Sedangkan, hanya terdapat enam provinsi yang bukan daerah endemis filariasis, yaitu DKI Jakarta, Daerah Istimewa Yogyakarta, Jawa Timur, Bali, Nusa Tenggara Barat, dan Sulawesi Utara. Hingga tahun 2018, tercatat sebanyak 12.677 kasus klinis kronis tersebar di 34 provinsi.

Menurut Nadia, perkembangan jumlah kasus kronis penyakit kaki gajah telah jarang ditemui, dikarenakan adanya kegiatan POPM yang terlaksana dengan baik.

Terkait penanganan masalah filariasis ini, Kemenkes mengeluarkan Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 94 Tahun 2014 tentang Penanggulangan Filariasis.

Kemenkes melakukan upaya untuk memutus mata rantai penularan filariasis. POPM diberikan satu kali dalam setahun dalam lima tahun berturut-turut, dengan jenis obat yang digunakan yaitu Diethylcarbamazine Citrate (DEC) dan Albendazole.

Selain itu, untuk mencegah dan membatasi kecacatan dapat juga mencuci bagian tubuh yang bengkak dengan air bersih dan sabun, diberikan salep antibiotik atau antijamur sesuai dengan indikasi.

Masyarakat diimbau untuk waspada terhadap penyakit kaki gajah. Dalam hal pencegahan, masyarakat juga dapat menggunakan kelambu ketika tidur, menutup ventilasi rumah dengan kawat kasa, penggunaan obat nyamuk untuk mengusir nyamuk, dan menggunakan alat pelindung diri (obat oles anti nyamuk).

"Masyarakat penting juga menjaga kebersihan lingkungan, menghilangkan tempat perindukan nyamuk, menimbun, mengeringkan, atau mengalirkan air yang tergenang, dan minum obat pencegahan filariasis secara teratur," ujar Nadia.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.