Kompas.com - 20/03/2019, 17:53 WIB
Penulis Mela Arnani
|
Editor Bayu Galih

Selain itu, muncul benjolan dan terasa nyeri pada lipat ketiak atau paha tanpa adanya luka, serta pembesaran yang hilang timbul pada kaki, tangan, atau payudara. 

Nadia menambahkan, pembesaran atau pembengkakan tersebut disebabkan oleh anak cacing yang menyumbat kelenjar getah bening manusia atau limfatik. Pembengkakan ini dapat menjadi cacat menetap.

"Penyakit ini bisa menimbulkan kecacatan yang menetap. Penyakit ini penting untuk dieliminasi karena kecacatan yang ditimbulkannya dapat menyebabkan penderita tidak produktif sehingaa menyebabkan kerugian ekonomi yang cukup besar," ujar Nadia.

Bagaimana bisa dikatakan cacat menetap? Sebab, jika bagian tubuh tertentu telah membengkak, maka tidak dapat kembali normal meskipun penyakit filaria telah sembuh.

"Kalau penyakit filarianya sendiri itu bisa sembuh. Minum obat cacing lima tahun berturut-turut kita pastikan cacing dewasa mati, mikrofilarianya juga mati," ujar dia.

"Kalau kaki yang besar, kakinya itu karena sumbatan, kalau kita berikan obat cacing lima tahun berturut-turut itu bisa mengurangi sumbatan, tapi kalau sudah membesar kakinya bertahun-tahun itu kan enggak akan kembali sempurna," ucap Nadia.

Tahunan

Nadia memaparkan, penderita penyakit kaki gajah membutuhkan waktu beberapa tahun hingga akhirnya muncul pembengkakan di bagian tubuh tertentu.

"Sebenarnya obat untuk penyakit ini adalah obat cacing. Selama tidak diberikan obat cacing, maka cacing di dalam tubuh itu akan tumbuh terus dan akhirnya anak-anak cacingnya menyumbat saluran-saluran limfa," kata Nadia.

"Orang yang terkena kaki gajah itu adalah orang yang sudah bertahun-tahun menderita filaria, dia sudah terinfeksi filaria lima hingga enam tahun belakang, namun tidak sadar gejalanya. Prosesnya lebih dari satu hingga dua tahun dia terinfeksi," tuturnya.

Kalau menemukan orang dengan pembengkakan-pembengkakan ini, terang Nadia, berarti proses terinfeksi sudah 2-3 tahun yang lalu dan tidak mendapatkan pengobatan.

Baca juga: Hati-hati, Satu Gigitan Nyamuk Bisa Sebabkan Kaki Gajah

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kanker Payudara Menyebar Lebih Cepat Saat Malam Hari, Studi Jelaskan

Kanker Payudara Menyebar Lebih Cepat Saat Malam Hari, Studi Jelaskan

Oh Begitu
Vaksin Merah Putih Mulai Uji Klinis Fase 3, BPOM Libatkan 4.005 Sukarelawan

Vaksin Merah Putih Mulai Uji Klinis Fase 3, BPOM Libatkan 4.005 Sukarelawan

Oh Begitu
2 Bibit Siklon Tropis Tumbuh di Utara Indonesia, Waspada Dampaknya

2 Bibit Siklon Tropis Tumbuh di Utara Indonesia, Waspada Dampaknya

Fenomena
Sekitar 1,7 Juta Anak Indonesia Belum Imunisasi Dasar Lengkap, Apa Dampaknya?

Sekitar 1,7 Juta Anak Indonesia Belum Imunisasi Dasar Lengkap, Apa Dampaknya?

Oh Begitu
[POPULER SAINS] Fenomena Langka Bulan Baru Stroberi Mikro | Rompi Penurun Suhu | Manik Bipolar Marshanda

[POPULER SAINS] Fenomena Langka Bulan Baru Stroberi Mikro | Rompi Penurun Suhu | Manik Bipolar Marshanda

Oh Begitu
Misteri Pemicu Zaman Es Akhirnya Terpecahkan, Apa Penyebabnya?

Misteri Pemicu Zaman Es Akhirnya Terpecahkan, Apa Penyebabnya?

Fenomena
Mengapa Manusia Tak Bisa Minum Air Asin?

Mengapa Manusia Tak Bisa Minum Air Asin?

Oh Begitu
Hilal Idul Adha 2022 Kecil Kemungkinan Bisa Teramati, Ini Penjelasan BMKG

Hilal Idul Adha 2022 Kecil Kemungkinan Bisa Teramati, Ini Penjelasan BMKG

Fenomena
Gas Klorin Meledak di Pelabuhan Aqaba, Apa Itu?

Gas Klorin Meledak di Pelabuhan Aqaba, Apa Itu?

Fenomena
Waspada Gejala Cacar Monyet, Apa Saja yang Harus Diperhatikan dari Hari ke Hari?

Waspada Gejala Cacar Monyet, Apa Saja yang Harus Diperhatikan dari Hari ke Hari?

Oh Begitu
Viral Video Ikan Duyung di Pantai Ambon, Hewan Apa Itu?

Viral Video Ikan Duyung di Pantai Ambon, Hewan Apa Itu?

Oh Begitu
Virus Polio Ditemukan pada Limbah Kotoran Manusia, Kok Bisa?

Virus Polio Ditemukan pada Limbah Kotoran Manusia, Kok Bisa?

Fenomena
Cacar Monyet: Informasi Lengkap yang Harus Anda Ketahui

Cacar Monyet: Informasi Lengkap yang Harus Anda Ketahui

Oh Begitu
Cegah Heat Stroke Selama Musim Haji 2022, Rompi Penurun Suhu Disiapkan untuk Jemaah

Cegah Heat Stroke Selama Musim Haji 2022, Rompi Penurun Suhu Disiapkan untuk Jemaah

Oh Begitu
Diterapkan di 3 Kabupaten, Pendekatan Klaster Bisa Jadi Solusi Karhutla

Diterapkan di 3 Kabupaten, Pendekatan Klaster Bisa Jadi Solusi Karhutla

Fenomena
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.