Detik-detik Seorang Fotografer Nyaris Ditelan Paus di Afrika Selatan

Kompas.com - 12/03/2019, 19:32 WIB
Seorang penyelam nyaris ditelan paus. Sebagian tubuhnya sudah berada di mulut mamalia laut itu. Seorang penyelam nyaris ditelan paus. Sebagian tubuhnya sudah berada di mulut mamalia laut itu.


KOMPAS.com - Belum lama ini seorang fotografer mendapat pengalaman mengesankan di lepas pantai Afrika Selatan. Fotografer bernama Rainer Schimpf itu hampir ditelan paus.

Awalnya pria berumur 51 tahun itu menyelam kawasan Port Elizabeth Harbour, Afrika Selatan, sambil memotret hiu yang berenang di dekatnya.

Namun tiba-tiba air bergejolak dan semuanya terjadi secara singkat.

"Saya hendak mengambil gambar hiu dengan bola umpan. Namun tiba-tiba semua gelap dan saya merasakan ada tekanan aneh di pinggang," katanya seperti dilansir Science Alert, Selasa (12/3/2019).

Baca juga: Baru Pulih, Populasi Paus Bungkuk Australia Kembali Terancam Punah

Schimpf masuk ke mulut paus Bryde (Balaenoptera edeni edeni) yang panjangnya sekitar 14 sampai 15 meter seperti cuplikan di bawah ini.


Lokasi penyelaman Port Elizabeth Harbour adalah tempat migrasi hewan yang terbesar di Belahan Selatan.

Di waktu-waktu tertentu sepanjang tahun, ada banyak penguin, anjing laut, lumba-lumba, paus, dan hiu bekerja sama menangkap sarden.

Schimpf yang sudah bekerja sebagai operator wisata selam selama lebih dari 15 tahun pun selalu mengambil momen migrasi itu dengan lensanya. Namun sepertnya tahun ini dirinya yang menjadi santapan seekor paus.

Dalam situasi seperti itu, hanya sedikit yang bisa dilakukan Schimpf.

Dia tahu, bahwa paus Bryde membuka mulut dan menelan apapun yang ada di depannya.

Tidak ada waktu untuk merasa ketakutan. Schimpf menahan napas dan berharap paus Bryde tidak menelannya.

Beruntung impian itu terwujud hanya dalam dua detik dan paus Bryde membuka mulutnya lagi.

"Momen selanjutnya paus bergerak ke arah lain dan saya merasakan tekanan. Setelah itu saya keluar dari mulutnya," kata Schimpf.

Beruntung rekannya sesama fotografer Heinz Toperczer melihat kejadian itu dan berhasil mengabadikannya.

Sulit untuk mengatakan siapa yang lebih terkejut dalam situasi ini, Schimpf atau paus. Terlebih peristiwa ini mungkin tidak disangka oleh paus.

"Ketika mulut paus terbuka, mereka tidak dapat benar-benar melihat apa yang ada di depannya. Saya kira paus berpikir itu adalah lumba-lumba," kata sesama instruktur penyelaman Claudia Weber-Gebert.

" Paus bukan pemakan manusia. Ini bukan serangan, itu bukan kesalahan paus dan mereka benar-benar sensitif. Mereka adalah raksasa yang lembut, dan itu hanya kecelakaan."

Baca juga: Misterius, Paus Bungkuk 11 Meter Terdampar di Hutan Amazon

Jika memang paus ingin melakukannya, ia tidak akan bisa menelan Schimpf.

Sebagai bagian dari keluarga paus balin, paus Bryde memiliki kerongkongan relatif kecil, lebih kecil dari bola basket. Sehingga mereka hanya bisa memangsa plankton, udang kecil, dan sarden, mustahil menelan manusia.

"Jika yang melakukan itu adalah hiu, saya tidak tahu apa yang akan terjadi," kata Schimpf.

 



Close Ads X