Bumi Makin Hijau, Tapi Tak Sebanding Hilangnya Vegetasi Indonesia dan Brasil

Kompas.com - 01/03/2019, 18:33 WIB
China dan India Bikin Bumi Lebih Hijau China dan India Bikin Bumi Lebih Hijau

KOMPAS.com - Badan Antariksa AS ( NASA) baru saja mengungkapkan sebuah kabar baik bagi Bumi. Mereka menyebut, Bumi menjadi lebih hijau dibanding 20 tahun lalu.

Hal ini terbukti dari gambar satelit NASA. Bahkan, tambahan wilayah hijau di Bumi setara dengan luas seluruh Hutan Amazon.

Data didapatkan dari perbandingan citra satelit pertengahan tahun 1990-an yang diambil Boston University dan dua satelit NASA (MODIS) menunjukkan aktor besar dari penghijauan ini adalah China dan India.

Ini berkebalikan dengan persepsi terhadap kedua negara tersebut. Sebagai negara dengan penduduk terpadat, China dan India sering dikaitkan dengan eksploitasi berlebihan terhadap tanah, air, dan sumber daya untuk kepentingan ekonomi.

Baca juga: NASA: China dan India Sukses Bikin Bumi Makin Hijau

"China dan India menyumbang sepertiga dari penghijauan, tetapi hanya mengandung 9 persen dari luas daratan planet yang tertutup vegetasi. Ini adalah sebuah temuan mengejutkan, mengingat gagasan umum degradadi lahan di negara-negara berpenduduk padat akibat eksploitasi berlebihan," ujar Chi Chen dari Departemen Bumi dan Lingkungan Boston University dikutip dari IBT, Kamis (28/02/2019).

Mulanya, para peneliti tidak yakin apa yang menyebabkan kenaikan penghijauan Bumi ini. Apalagi, masih belum jelas apakah pemanasan global, peningkatan karbon dioksida, atau iklim yang lebih basah menyebabkan tanaman tumbuh lebih banyak.

Namun, setelah penyelidikan lebih lanjut, mereka menemukan penghijauan secara tidak proporsional terletak pada China dan India.

Melansir dari Forbes, Jumat (28/02/2019), India bahkan memecahkan rekor dunia dalam penanaman pohon dengan 800.000 orang India menanam 50 juta pohon hanya dalam 24 jam.

Dari data yang dikumpulkan oleh MODIS, upaya penghijauan ini memang sebagian besar disebabkan oleh kontribusi manusia. Ini menunjukkan bahwa umat manusia menanggapi secara serius isu-isu perubahan iklim dengan tindakan nyata.

"Ketika penghijauan Bumi pertama kali diamati, kami pikir itu disebabkan oleh iklim yang lebih hangat, lebih basah dan pemupukan dari tambahan karbon dioksida di atmosfer, yang menyebabkan lebih banyak pertumbuhan daun di hutan utara, misalnya," kata Rama Nemani, salah satu co-author penelitian tersebut.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X