Kompas.com - 28/02/2019, 19:40 WIB

KOMPAS.com - Kirana, seorang pembaca Kompas.com, gelisah karena mengalami pendarahan seusai olahraga. Dia pun mengirimkan pertanyaannya ke rubrik Halo Prof! sebagai berikut:

"Keluar darah seperti menstruasi setelah olahraga, berbahayakah? Enggak sering dan setiap olah raga juga, tapi sudah tiga kali kejadian. Tiba-tiba setelah olahraga, ada darah di celana dalam. Cuma one off (sekali) sih, habis itu ya enggak keluar lagi. Menstruasi saya juga normal mengikuti jadwal."

Pertanyaan tersebut dijawab oleh dr. Muhammad Fadli, Sp. OG, Dokter Spesialis Kebidanan dan Kandungan dari RS Pondok Indah – Pondok Indah. Berikut paparannya:

Hai, Kirana! Saya bantu jawab pertanyaannya, ya.

Baca juga: Halo Prof! Apa Benar Kalau Tonsil Diangkat Jadi Tidak Gampang Sakit?

Ketika Anda berolahraga dengan penuh semangat, tubuh Anda mengalami periode-periode tekanan biologis.

Ketika ini terjadi, tubuh akan melepaskan hormon stres kortisol. Kortisol memengaruhi kadar estrogen, yang merupakan salah satu hormon yang terlibat dalam mengatur siklus menstruasi Anda. Akibatnya, Anda mungkin mengalami pendarahan di antara periode-periode tersebut. Ini mungkin tidak selalu muncul setelah Anda berolahraga.

Olahraga berat tidak selalu menghasilkan perdarahan vagina yang abnormal. Saat menstruasi berakhir, darah dan lapisan endometrium dapat berkumpul di leher rahim. Saat Anda berolahraga, darah ini terlepas.

Darah yang terlepas berbeda dari perdarahan yang anda alami selama siklus menstruasi normal. Biasanya, warnanya gelap dan kecoklatan, bukan merah atau merah muda. Jika darah berwarna merah atau merah muda, kemungkinan besar tidak disebabkan oleh olahraga.

Perdarahan di luar haid, secara medis dikenal sebagai perdarahan uterus abnormal (PUA). PUA didefinisikan sebagai perubahan pada pola atau volume darah menstruasi. Perdarahan uterus abnormal merupakan hal yang paling banyak dikeluhkan oleh wanita.

Baca juga: Halo Prof! Bagaimana Cara Mengatasi Sakit karena Asam Urat?

Pada awal usia remaja, 75 persen remaja mengalami keluhan PUA. Umumnya PUA pada remaja berhubungan dengan imaturitas aksis hipotalamus-pituitari-ovarium dan perdarahan anovulatorik yang terjadi tidak disertai oleh kelainan struktur atau hormonal.

Halaman:


Video Pilihan Video Lainnya >

Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Dikira Benda Suci, Ukiran Burung Hantu dari Zaman Tembaga Ini Ternyata Mainan Anak

Dikira Benda Suci, Ukiran Burung Hantu dari Zaman Tembaga Ini Ternyata Mainan Anak

Oh Begitu
Pengertian Moonbow dan Proses Terbentuknya

Pengertian Moonbow dan Proses Terbentuknya

Fenomena
Fosil Otak Tertua Ditemukan, Berusia 525 Juta Tahun

Fosil Otak Tertua Ditemukan, Berusia 525 Juta Tahun

Oh Begitu
Mengenal Hiu Greenland, Ikan Hiu yang Bisa Hidup hingga 400 Tahun

Mengenal Hiu Greenland, Ikan Hiu yang Bisa Hidup hingga 400 Tahun

Oh Begitu
5 Makanan Sehat untuk Menambah Berat Badan

5 Makanan Sehat untuk Menambah Berat Badan

Oh Begitu
Ikan Tuna Mengandung Merkuri, Ini Cara Aman Mengonsumsinya

Ikan Tuna Mengandung Merkuri, Ini Cara Aman Mengonsumsinya

Oh Begitu
Mengapa Piranha Memiliki Gigi yang Sangat Tajam?

Mengapa Piranha Memiliki Gigi yang Sangat Tajam?

Oh Begitu
4 Cara Efektif Menurunkan Berat Badan bagi Wanita

4 Cara Efektif Menurunkan Berat Badan bagi Wanita

Oh Begitu
Apa Makanan Ikan Piranha?

Apa Makanan Ikan Piranha?

Oh Begitu
Penyebab Terbentuknya Pelangi Merah

Penyebab Terbentuknya Pelangi Merah

Fenomena
Di Mana Sel Sperma Diproduksi?

Di Mana Sel Sperma Diproduksi?

Kita
Cara Mencegah Resistensi Antimikroba dalam Perawatan Luka

Cara Mencegah Resistensi Antimikroba dalam Perawatan Luka

Oh Begitu
Kandungan Susu Murni, Bisa untuk Menambah Berat Badan

Kandungan Susu Murni, Bisa untuk Menambah Berat Badan

Oh Begitu
5 Ikan Hiu Tercepat di Dunia

5 Ikan Hiu Tercepat di Dunia

Oh Begitu
Kencing Berbusa pada Anak, Apakah Berbahaya?

Kencing Berbusa pada Anak, Apakah Berbahaya?

Oh Begitu
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.