Kompas.com - 12/02/2019, 17:45 WIB

TANGERANG, KOMPAS.com - Presiden Joko Widodo menegaskan perlunya Indonesia memperbaiki kualitas kesehatan agar bisa bersaing dengan bangsa lain.

Dalam Rapat Koordinasi Kesehatan Nasional yang digelar pada Selasa (1/12/2/2018), Presiden menyesalkan angka stunting yang masih 30 persen dan infeksi HIV yang terus meningkat di daerah.

"Jogja kok masih ada stunting. Bagaimana ini?" ungkap Jokowi meluapkan keheranannya ketika menerima laporan dari Dinas Kesehatan DIY.

Jokowi mengatakan, dirinya mengapresiasi keberhasilan Kemenkes menurunkan angka stunting dari 37 persen ke 30 persen. Namun pada saat yang sama, juga mendorong kementerian untuk mengeliminasi stunting.

Baca juga: Jokowi: Dengan Kemajuan IPTEK, Semua Hal Menjadi Sangat Mungkin

"Jangan sampai negara lain sudah bicara artificial intelligence, virtual reality, internet of things, big data, tapi kita masih bicara stunting," katanya.

Jokowi mengungkapkan, Indonesia telah ditinggal oleh Singapura, Malaysia, Filipina, dan Vietnam dalam pembangunan. "Jangan sampai kita nanti ketinggalan Laos dan Kamboja," tegasnya.

Fokus pada Upaya Preventif

Menteri Kesehatan Nila F Moeloek mengungkapkan, upaya penyembuhan penyakit terus dilakukan, tetapi pada saat yang sama juga akan fokus pada upaya preventif.

Ditanyai tentang fasilitas kesehatan di daerah untuk mendukung layanan penyakit berat seperti kanker, Nila mengatakan bahwa pihaknya telah membangun tetapi mengakui bahwa kapasitasnya masih terbatas.

Baca juga: Berbatik Hitam, Jokowi Baca Puisi di Our Ocean Conference 2018

"Namun, kanker sebenarnya penyakit yang bisa dicegah dengan memperbaiki gaya hidup. Cek sejak dini," katanya.

Kementerian Kesehatan juga menggerakkan Program Indonesia Sehat dengan Pendekatan Keluarga (PIS-PK). Dalam program itu, petugas di 9.993 puskesmas diminta melakukan survei kesehatan pada 65 juta KK dan melakukan intervensi.

Hingga saat ini, cakupan PIS-PK masih 20 persen. Salah satu kendala adalah tenaga puskesmas yang masih memahami bahwa PIS-PK hanya sekadar pengumpulan data. Kendala lain adalah keengganan warga untuk disurvei dan diintervensi.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan Video Lainnya >

Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pengertian Moonbow dan Proses Terbentuknya

Pengertian Moonbow dan Proses Terbentuknya

Fenomena
Fosil Otak Tertua Ditemukan, Berusia 525 Juta Tahun

Fosil Otak Tertua Ditemukan, Berusia 525 Juta Tahun

Oh Begitu
Mengenal Hiu Greenland, Ikan Hiu yang Bisa Hidup hingga 400 Tahun

Mengenal Hiu Greenland, Ikan Hiu yang Bisa Hidup hingga 400 Tahun

Oh Begitu
5 Makanan Sehat untuk Menambah Berat Badan

5 Makanan Sehat untuk Menambah Berat Badan

Oh Begitu
Ikan Tuna Mengandung Merkuri, Ini Cara Aman Mengonsumsinya

Ikan Tuna Mengandung Merkuri, Ini Cara Aman Mengonsumsinya

Oh Begitu
Mengapa Piranha Memiliki Gigi yang Sangat Tajam?

Mengapa Piranha Memiliki Gigi yang Sangat Tajam?

Oh Begitu
4 Cara Efektif Menurunkan Berat Badan bagi Wanita

4 Cara Efektif Menurunkan Berat Badan bagi Wanita

Oh Begitu
Apa Makanan Ikan Piranha?

Apa Makanan Ikan Piranha?

Oh Begitu
Penyebab Terbentuknya Pelangi Merah

Penyebab Terbentuknya Pelangi Merah

Fenomena
Di Mana Sel Sperma Diproduksi?

Di Mana Sel Sperma Diproduksi?

Kita
Cara Mencegah Resistensi Antimikroba dalam Perawatan Luka

Cara Mencegah Resistensi Antimikroba dalam Perawatan Luka

Oh Begitu
Kandungan Susu Murni, Bisa untuk Menambah Berat Badan

Kandungan Susu Murni, Bisa untuk Menambah Berat Badan

Oh Begitu
5 Ikan Hiu Tercepat di Dunia

5 Ikan Hiu Tercepat di Dunia

Oh Begitu
Kencing Berbusa pada Anak, Apakah Berbahaya?

Kencing Berbusa pada Anak, Apakah Berbahaya?

Oh Begitu
3 Manfaat Ikan Tuna Kalengan untuk Kesehatan

3 Manfaat Ikan Tuna Kalengan untuk Kesehatan

Oh Begitu
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.