Dibanding Sedotan Plastik, Filter Rokok Lebih Merusak Lingkungan

Kompas.com - 27/01/2019, 12:39 WIB
10 polutan plastik sepanjang 2018 yang dikumpulkan Ocean Conservancy, kelompok kebersihan pantai. 10 polutan plastik sepanjang 2018 yang dikumpulkan Ocean Conservancy, kelompok kebersihan pantai.

"Ini menunjukkan air yang tercemar puntung rokok memiliki racun yang dapat membunuh makhluk hidup di dalamnya," kata Thomas Novotny, profesor medis dari Universitas San Diego yang terlibat dalam studi.

Filter rokok, benarkah melindungi paru-paru?

Filter plastik dalam rokok pertama kali dipakai pada 1950-an sebagai respons terhadap ketakutan kanker paru-paru.

Asap tembakau saat itu diketahui mengandung 250 bahan kimia berbahaya, termasuk logam berat, arsenik, dan polonium-210 yang sangat radioaktif. Kemudian 69 di antaranya berpotensi menyebabkan kanker.

Untuk itulah, rokok dilengkapi dengan filter supaya dapat memblokir racun dan mencegah kanker paru-paru.

Namun pada pertengahan 1960-an, para ilmuwan menyadari bahwa tar dan nikotin yang mereka saring merupakan zat yang memberi kepuasan tersendiri bagi para perokok.

Dari sini kemudian perusahaan rokok membuat filter yang kurang efektif menyaring nikotin.

Informasi tersebut digali oleh Bradford Harris dan seorang mahasiswi pascasarjana sejarah dan teknologi dari Universitas Stanford.

Mereka mencatat, perusahaan tembakau menjadikan filter rokok sebagai alat pemasaran yang jitu dan mereka tetap memastikan para konsumennya mendapat efek nikotin yang dicari.

Perusahaan rokok disebut membuat klaim tentang manfaat kesehatan dari filter rokok. Hal ini kemudian dicap oleh WHO sebagai penipuan.

Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Sumber CNN
Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

[VIDEO] Tanya Dokter: Benarkah Kalung Eucalyptus Efektif Tangkal Corona?

[VIDEO] Tanya Dokter: Benarkah Kalung Eucalyptus Efektif Tangkal Corona?

Oh Begitu
Ilmuwan Temukan Petunjuk Sumber Energi Galaksi Bima Sakti

Ilmuwan Temukan Petunjuk Sumber Energi Galaksi Bima Sakti

Fenomena
Hati-hati Cuaca Ekstrem di Indonesia Masih Berpotensi 3 Hari ke Depan

Hati-hati Cuaca Ekstrem di Indonesia Masih Berpotensi 3 Hari ke Depan

Fenomena
Unik, Tenyata Seekor Gajah Bisa Melahap 150 Kg Pakan dalam Sehari, Kok Bisa?

Unik, Tenyata Seekor Gajah Bisa Melahap 150 Kg Pakan dalam Sehari, Kok Bisa?

Fenomena
Infeksi Otak Langka dari Amoeba Pemakan Otak Ditemukan di Florida

Infeksi Otak Langka dari Amoeba Pemakan Otak Ditemukan di Florida

Oh Begitu
Serba-serbi Hewan: Hiu Paus Punya Ribuan Gigi Kecil di Sekitar Mata

Serba-serbi Hewan: Hiu Paus Punya Ribuan Gigi Kecil di Sekitar Mata

Fenomena
CDC China: Virus Flu Babi Baru Tidak akan Jadi Pandemi Secepat Itu, Ini Penjelasannya

CDC China: Virus Flu Babi Baru Tidak akan Jadi Pandemi Secepat Itu, Ini Penjelasannya

Fenomena
Dalam 10 Hari di India, 147 Orang Meninggal Dunia Akibat Serangan Petir

Dalam 10 Hari di India, 147 Orang Meninggal Dunia Akibat Serangan Petir

Fenomena
Kasus Baru Covid-19 di Amerika Serikat Meroket, Tapi Kenapa Kurva Kematian Rata?

Kasus Baru Covid-19 di Amerika Serikat Meroket, Tapi Kenapa Kurva Kematian Rata?

Fenomena
239 Ahli Sebut Virus Corona Menyebar di Udara, WHO Sangkal Bukti

239 Ahli Sebut Virus Corona Menyebar di Udara, WHO Sangkal Bukti

Kita
Kementan: Roll On dan Inhaler Eucalyptus Sudah Terdaftar Badan POM

Kementan: Roll On dan Inhaler Eucalyptus Sudah Terdaftar Badan POM

Oh Begitu
Kalung Aromaterapi Eucalyptus Kementan, Mengapa Belum Diuji Klinis?

Kalung Aromaterapi Eucalyptus Kementan, Mengapa Belum Diuji Klinis?

Oh Begitu
Kementan: Kalung Aromaterapi Bukan Antivirus, tapi Aksesori Kesehatan

Kementan: Kalung Aromaterapi Bukan Antivirus, tapi Aksesori Kesehatan

Oh Begitu
Studi: Virus Mencuri Kode Genetis Manusia, Ciptakan Gen Campuran Baru

Studi: Virus Mencuri Kode Genetis Manusia, Ciptakan Gen Campuran Baru

Oh Begitu
Es Berwarna Pink Muncul di Pegunungan Alpen, Fenomena Apa Itu?

Es Berwarna Pink Muncul di Pegunungan Alpen, Fenomena Apa Itu?

Oh Begitu
komentar di artikel lainnya
Close Ads X