Kompas.com - 25/01/2019, 20:00 WIB
Ilustrasi geli karena digelitik Ilustrasi geli karena digelitik

Beberapa ilmuwan menyimpulkan bahwa tertawa karena geli bisa dikatakan sebagai sinyal alami dari bentuk perlawanan kita. Hal ini seperti tubuh belajar untuk melindungi diri dari serangan.

Perlu diingat bahwa kita memiliki kemampuan alami untuk melindungi diri. Selain itu, tertawa dapat mengurangi tekanan dari "serangan" geli tersebut, juga dapat menghindarkan kita dari terluka. Area tubuh yang paling geli saat digelitik biasanya paling rentan juga mendapatkan cedera.

Lalu kenapa kita tidak merasa geli saat digelitik diri sendiri?

Saat kita melakukan aksi menggelitik diri sendiri, tentu Anda tidak akan merasakan geli.

Ada bagian otak yang disebut cerebellum, yaitu yang berlokasi di bagian belakang otak dan berfungsi untuk mengatur gerakan. Dengan kata lain, Anda bisa memprediksi gerakan yang akan dilakukan.

Begitu juga saat akan menggelitik diri sendiri, Anda sudah dapat memprediksinya, sehingga sinyal peringatan muncul pada otak, otak pun menyuruh kita untuk waspada saat mendapat serangan tersebut.

Tapi bukankah kita juga bisa waspada pada serangan dari orang lain?

Tentu, kita bisa waspada. Itu mengapa ada beberapa sentuhan ringan yang tidak menimbulkan geli juga.

Tapi tidak semua sentuhan dari orang lain bisa ditebak gerakannya. Sedangkan sentuhan ringan dari jari sendiri benar-benar dapat ditebak.

Baca juga: Misteri Tubuh Manusia, Kenapa Badan Merinding Saat Kencing?

Sentuhan jari sendiri tidak menarik perhatian otak Anda, jadi otak pun mengabaikan informasi tersebut, sehingga informasi tersebut tidak masuk ke dalam kesadaran Anda. Ini dikaitkan dengan pelemahan sensorik.

Otak mengidentifikasinya sebagai informasi yang tidak penting, bukan sesuatu yang memerlukan konsentrasi khusus.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Video Pilihan

Sumber
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.