Pakar Sebut Hanya Ada Satu Jenis Energi yang Bisa Selamatkan Bumi

Kompas.com - 16/01/2019, 18:33 WIB
Pemanasan global GreenpacksPemanasan global

KOMPAS.com - Penyelamatan bumi dari bahaya perubahan iklim menjadi topik hangat perbincangan bebera tahun belakangan. Sayangnya, belum pernah ada rencana yang berhasil mengatasi dampak pemanasan global.

Namun, para ilmuwan tak patah arang. Mereka terus mencari solusi dan skenario terbaik.

Di antara para ilmuwan itu ada ahli politik Joshua S Goldstein dan pakar energi Sataffan A Qvist. Jumat (11/01/2019) lalu, keduanya menulis esai di The Wall Street Journal tentang cara mengatasi iklim global secepat mungkin.

Keduanya berpendapat, dampak perubahan iklim akan sulit dihentikan hanya dengan menggunakan energi terbarukan seperti angin dan sinar matahari.

Baca juga: Foto Perubahan Iklim Tak Efektif Picu Aksi Nyata, Begini Alasannya

Menurut mereka berdua, cara yang layak untuk menghindari bencana iklim adalah menggunakan energi nuklir.

Mereka mengatakan, bahkan jika setiap negara menerapkan energi terbarukan seperti Jerman (pemimpin dunia dalam bidang ini), kita hanya bisa mencapai sekitar 20 persen dari target global untuk litrik ramah lingkungan.

Pada tingkat tersebut, Goldstein dan Qvist menyebut, akan diperlukan 150 tahun untuk sepenuhnya membersihkan karbon di Bumi.

Sayangnya, para ilmuwan iklim memperkirakan manusia hanya punya waktu 30 tahun sebelum Bumi mencapai titik kritisnya.

"Apa yang dibutuhkan dunia adalah sumber listrik bebas karbon yang dapat ditingkatkan hingga skala besar dan sangat cepat serta menyediakan daya andal setiap saat, terlepas dari kondisi cuaca - semuanya tanpa memperluas area total untuk pembangkit listrik," tulis Goldstein dan Qvist dikutip dari Futurism, Senin (14/01/2019).

"Tenaga nuklir memenuhi semua persyaratan itu," tegas mereka.

Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Sumber Futurism
Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X