Mengenal Tawon Ndas yang Tewaskan 7 Orang di Klaten

Kompas.com - 11/01/2019, 16:12 WIB
Vespa affinis Maluco1968/WikipediaVespa affinis

Namun, hasil pemetaan sarang tawon yang dilakukan oleh Hari memang menunjukkan bahwa hewan ini telah melingkupi seluruh dataran rendah Klaten, khususnya Klaten timur.

Baca juga: Gara-gara Buah Busuk, Inggris Diserang Tawon Mabuk

Hari juga membandingkan peta tersebut dengan peta tata guna lahan di Klaten. Hasilnya menunjukkan bahwa karakteristik dari Klaten yang seperti kota kecil lainnya, yaitu grup-grup pemukiman yang dikelilingi oleh lahan pertanian, adalah tempat habitat yang bagus bagi tawon ini untuk berkembang biak.

Pasalnya, V affinis adalah tawon predator yang memangsa larva serangga lain, seperti hama pertanian. Selain itu, rumah warga juga memberikan perlindungan ekstra bagi tawon terhadap cuaca dan pemangsa, seperti elang madu asia.

“Kalau karakter Klaten seperti itu (grup pemukiman dikelilingi pertanian), kan burung-burung juga hilang. Jadi, pengontrol alaminya sudah tidak ada,” ujar Hari.

Walaupun bukan ledakan populasi; hilangnya habitat tawon, seperti padang, membuat hewan ini berpindah ke lingkungan manusia dan meningkatkan kontaknya dengan kita. Kontak ini kemudian menimbulkan gangguan dari manusia yang membuat tawon merasa terancam dan menyerang.

Hari mengibaratkannya seperti konflik harimau dan manusia di Sumatra.

“Itu kan tidak bisa dibilang populasi harimau bertambah banyak, tetapi ia mencari makan di wilayah manusia. Bisa jadi tawon ini juga sama. Jadi, belum tentu outbreak (ledakan populasi), tetapi sekarang dia berpindah ke lingkungan manusia,” katanya.

Baca juga: Viral Video Semut Bikin Jembatan Tali untuk Serang Sarang Tawon

Apa yang harus dilakukan?

Menanggapi kasus ini, Hari berkata bahwa pembasmian V affinis secara total bukanlah langkah yang bijak karena hewan ini memiliki peran ekologi yang sangat penting bagi lingkungan. Salah satunya adalah sebagai pengendali hama alami.

“Jangan sampai kalau ini hilang, terjadi outbreak hama dan menganggu pertanian,” ujarnya.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X