BPPT Luncurkan Lab Uji Senyawa Penyebab Kanker

Kompas.com - 10/01/2019, 20:33 WIB
Ilustrasi sel kanker ShutterstockIlustrasi sel kanker

"Untuk tahu wilayah mana yang terkontaminasi, itu bisa dilakukan hanya dengan uji menggunakan gas kromatografi yang juga hibah dari UNIDO dan kerja sama dengan KLHK, yakni di lab yang kita luncurkan hari ini," jelas Hammam.

Lab uji PCB merupakan laboratorium pertama di Indonesia yang dapat melakukan uji untuk analisis terhadap senyawa tersebut.

"Kami harapkan peran BPPT disini dapat menjadi aset penting pemerintah, salah satunya dalam mewujudkan generasi Indonesia Hebat, bebas dari POPs yang berpotensi menjadi penyebab kanker dan IQ rendah," pungkasnya.

Baca juga: Bagaimana Rokok Bisa Sebabkan Kanker di Seluruh Tubuh?

Sebagai informasi, Pemerintah Indonesia sebelumnya telah meratifikasi Konvensi Stockholm, dengan diterbitkannya Undang Undang Nomor 19 Tahun 2009.

Artinya, Pemerintah Indonesia berkewajiban melaksanakan ketentuan yang terdapat dalam kesepakatan internasional tersebut seperti pelarangan produksi, pembatasan penggunaan, pemusnahan bahan atau limbah yang mengandung POPs serta memulihkan lingkungan yang terkontaminasi oleh POPs.

Salah satu jenis POPs yang diatur dalam Konvensi Stockholm adalah polychlorinated biphenyls (PCBs).

Lab Uji PCBs

Pada kesempatan yang sama Direktur Pusat Teknologi Lingkungan BPPT, Rudi Nugroho memaparkan kembali bahaya PCBs.

Rudi dengan tegas menyebut PCBs bersifat karsinogenik sehingga mahluk hidup yang terpapar secara kronik oleh bahan tersebut berpotensi mengalami kelainan sel.

"PCBs dapat ditemukan dalam minyak transformator, kapasitor, cat dan bahan pewarna, plastik, kertas rendah karbon dan lain-lain," ungkap Rudi.

Melalui program hibah, dituturkan Rudi, UNIDO menyediakan perangkat instrumentasi untuk analisis PCBs kepada Pemerintah Indonesia berupa satu unit Gas Chromatograph (GC) dengan dilengkapi Electron Capture Detector (ECD).

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X