Kompas.com - 16/12/2018, 19:00 WIB
Jerawat nodul Jerawat nodul

KOMPAS.com – Bagi beberapa orang, jerawat adalah sesuatu yang menyebalkan karena membuat wajah jadi tidak menarik. Banyak yang menganggap penyebab jerawat adalah paparan debu dan dampak dari stress.

Padahal menurut studi terbaru, timbulnya jerawat di wajah bisa juga karena faktor genetik dan pengaruh folikel rambut.

Untuk diketahui, folikel rambut merupakan struktur kulit yang berfungsi menumbuhkan rambut.

Baca juga: 8 Perawatan Lawan Jerawat Ini Dilarang Ahli Dermatologi

Dilansir IFL Science Kamis (13/12/2018), penelitian yang dilakukan para peneliti dari King’s College London, mengamati 26.722 individu, di mana 5.602 diantaranya memiliki masalah jerawat yang parah.

Kemudian tim mengidentifikasi 15 wilayah genom yang memiliki kaitan dengan perkembangan jerawat, dan 12 wilayah genom yang sebelumnya tidak terkait akan kemungkinan jerawat.

Hasilnya, banyak dari varian wilayah genom yang menyebabkan jerawat memiliki hubungan dengan folikel rambut.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Sangat mengejutkan bahwa begitu banyak varian tampaknya memengaruhi struktur dan fungsi folikel rambut," kata Michael Simpson, kepala Genomic Medicine Group di King's College London.

"Mungkin variasi genetik memengaruhi bentuk folikel rambut dan membuatnya lebih rentan terhadap bakteri dan peradangan, yang merupakan karakteristik jerawat," imbuh dia.

Science Alert melaporkan,para peneliti berpendapat mungkin ada beberapa bentuk folikel yang lebih mudah menangkap bakteri dan minyak. Hal inilah yang kemudian menyebabkan jerawat muncul lebih sering dan lebih parah.

"Sejumlah varian genetik menunjukkan mekanisme yang menarik yang bisa menjadi tujuan yang sangat baik untuk obat-obatan atau perawatan baru yang benar-benar akan membantu pasien," jelas Simpson.

Penyelesaian masalah jerawat memang terkadang menyiksa penderitanya. Selain membuat wajah tampak kurang menarik, untuk mengobatinya pun terkadang membutuhkan dana yang tidak sedikit.

Baca juga: Jerawat tak Kunjung Sembuh? Mungkin Jamur Ini Sebabnya

Sekitar 85 persen orang mengalami jerawat di beberapa titik pada tubuh dan muncul selama beberapa dekade.

Selain berada pada jangka waktu yang cukup lama, 20 persen jerawat selalu meninggalkan bekas pada kulit yang sulit untuk dihilangkan.

Meskipun kondisinya kadang-kadang tampak sepele, namun bagi beberapa orang jerawat merupakan sebuah ancaman.

"Jerawat dapat memiliki konsekuensi emosional dan psikologis yang berat dan telah dikaitkan dengan depresi, pengangguran, dan pikiran untuk bunuh diri," pungkas para penulis.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Varian Baru Omicron 500 Persen Lebih Menular, Perhatikan 6 Hal Ini Sebelum Bepergian Saat Nataru

Varian Baru Omicron 500 Persen Lebih Menular, Perhatikan 6 Hal Ini Sebelum Bepergian Saat Nataru

Oh Begitu
Akibat Es Laut Arktik Mencair, Beruang Kutub Kejar dan Mangsa Rusa

Akibat Es Laut Arktik Mencair, Beruang Kutub Kejar dan Mangsa Rusa

Fenomena
Ameer Azzikra Meninggal karena Pneumonia, Begini Kaitan Pneumonia dan Infeksi Ginjal

Ameer Azzikra Meninggal karena Pneumonia, Begini Kaitan Pneumonia dan Infeksi Ginjal

Oh Begitu
Jejak Dinosaurus di Texas Tampak Aneh, Peneliti Menduga Jejak Kaki Depan Sauropoda

Jejak Dinosaurus di Texas Tampak Aneh, Peneliti Menduga Jejak Kaki Depan Sauropoda

Fenomena
5 Minuman yang Baik untuk Asam Lambung

5 Minuman yang Baik untuk Asam Lambung

Kita
Ikan Nila Mengandung Mikroplastik, Ikan di Pulau Jawa Tak Layak Dikonsumsi

Ikan Nila Mengandung Mikroplastik, Ikan di Pulau Jawa Tak Layak Dikonsumsi

Fenomena
5 Manfaat Yodium untuk Kesehatan, Penting untuk Wanita Hamil

5 Manfaat Yodium untuk Kesehatan, Penting untuk Wanita Hamil

Kita
Ikan di 3 Sungai Besar di Pulau Jawa Terkontaminasi Mikroplastik, Studi Jelaskan

Ikan di 3 Sungai Besar di Pulau Jawa Terkontaminasi Mikroplastik, Studi Jelaskan

Fenomena
Fakta-fakta Tikus Mondok Hidung Bintang, Pemangsa Tercepat di Dunia

Fakta-fakta Tikus Mondok Hidung Bintang, Pemangsa Tercepat di Dunia

Oh Begitu
12 Negara Laporkan Kasus Varian Omicron, dari Italia hingga Australia

12 Negara Laporkan Kasus Varian Omicron, dari Italia hingga Australia

Oh Begitu
Gunung Kilauea, Gunung Berapi Paling Aktif yang Meletus Setiap Tahun

Gunung Kilauea, Gunung Berapi Paling Aktif yang Meletus Setiap Tahun

Oh Begitu
Bukan Isap Serbuk Sari, Spesies Lebah Ini Berevolusi Makan Daging

Bukan Isap Serbuk Sari, Spesies Lebah Ini Berevolusi Makan Daging

Oh Begitu
Ameer Azzikra Meninggal Dunia karena Pneumonia, Begini Cara Mencegah Penyakit Ini

Ameer Azzikra Meninggal Dunia karena Pneumonia, Begini Cara Mencegah Penyakit Ini

Oh Begitu
5 Ras Kucing Paling Pintar di Dunia

5 Ras Kucing Paling Pintar di Dunia

Oh Begitu
Ada Kardiomegali dan Asam Lambung, Bagaimana agar Tidak Henti Jantung?

Ada Kardiomegali dan Asam Lambung, Bagaimana agar Tidak Henti Jantung?

Halo Prof!
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.