Spesies Baru Dinosaurus Prasejarah Ditemukan, Ukurannya Sebesar Anjing

Kompas.com - 06/12/2018, 11:00 WIB
Ilustrasi penampakan Weewarrasauras pobeni, spesies dinosaurus baru dari zaman prasejarah yang ukurannya sebesar anjing kelpie.
Ilustrasi penampakan Weewarrasauras pobeni, spesies dinosaurus baru dari zaman prasejarah yang ukurannya sebesar anjing kelpie.

KOMPAS.com - Weewarrasauras pobeni adalah dinosaurus pertama yang dinamai di New South Wales (NSW), Australia, dalam hampir satu abad terakhir. Penamaan spesies baru ini menyusul adanya temuan fragmen tulang rahang dalam ember berisi puing opal di dekat wilayah Lightning Ridge.

Ahli yang terlibat dalam penelitian ini mengklaim W. pobeni adalah dinosaurus pemakan tumbuhan berkaki dua seukuran anjing kelpie yang pertama menjelajahi dataran banjir kuno di utara negara bagian itu, 100 juta tahun lalu.

Nama itu diberikan untuk mengenang tambang opal Wee Warra, tempat fosil ditemukan, dan pembeli opal yakni Mike Poben. Poben disebut melihat sesuatu yang istimewa pada opalnya, sehingga segara disumbangkan ke badan terkait untuk diteliti.

"Saya langsung tertarik," kata Poben.

"Saat saya melihatnya, saya langsung berpikir kalau itu gigi atau bagian dari tulang rahang yang belum pernah saya lihat sebelumnya. Saya yakin ini sesuatu yang langka dan istimewa," sambung dia antusias.

Baca juga: Jejak Dinosaurus Terkecil Ditemukan, Kakinya Cuma 1 Sentimeter

Poben menemukan fosil itu lima tahun lalu dan membaginya dengan paleontolog Dr Phil Bell dari Universitas New England di Armidale, NSW.

"Saya ingat Mike (Poben) menunjukkan saya spesimen itu, dan saya terkejut," kata Dr Bell.

"Saya harus berusaha keras menahan kegembiraan saya, (opal) itu sangat indah."

Rahang Weewarrasauras pobeni, dinosaurus pemakan tumbuhan yang hidup di Australia 100 juta tahun lalu. Rahang Weewarrasauras pobeni, dinosaurus pemakan tumbuhan yang hidup di Australia 100 juta tahun lalu.

Dr Bell dan timnya menghabiskan dua tahun terakhir untuk menyelidiki dan mengidentifikasi rahang berusia 100 juta tahun itu.

"Ada fitur-fitur tertentu tentang gigi-gigi itu yang merupakan penanda jelas dari sekelompok dinosaurus yang kami sebut ornithopoda, dan ini semua adalah hewan yang berukuran relatif kecil, seukuran anjing, berkaki dua yang memakan tumbuhan."

Halaman:


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Antartika Tak Tersentuh Covid-19, Penelitian Musim Panas Ilmuwan Kurangi Personel

Antartika Tak Tersentuh Covid-19, Penelitian Musim Panas Ilmuwan Kurangi Personel

Oh Begitu
Bukan Palung Mariana, Lubang Terdalam Bumi Dibuat oleh Manusia

Bukan Palung Mariana, Lubang Terdalam Bumi Dibuat oleh Manusia

Fenomena
Sejak 70.000 Tahun Manusia Sudah Gunakan Panah Beracun, Ini Penjelasannya

Sejak 70.000 Tahun Manusia Sudah Gunakan Panah Beracun, Ini Penjelasannya

Fenomena
Planet Luar Tata Surya Bumi Super Paling Ekstrem Ternyata Punya Lautan Lava

Planet Luar Tata Surya Bumi Super Paling Ekstrem Ternyata Punya Lautan Lava

Fenomena
Hutan Hujan Amazon Kena Proyek Pengaspalan, Kerusakan Lingkungan di Depan Mata

Hutan Hujan Amazon Kena Proyek Pengaspalan, Kerusakan Lingkungan di Depan Mata

Fenomena
Gempa Hari Ini: M 5,0 Guncang Sumba Ternyata Sudah 244 Kali Susulan

Gempa Hari Ini: M 5,0 Guncang Sumba Ternyata Sudah 244 Kali Susulan

Fenomena
Istri Adalah Orang Lain yang Kebetulan Diurus Suami, Benarkah?

Istri Adalah Orang Lain yang Kebetulan Diurus Suami, Benarkah?

Oh Begitu
Ilmuwan di Inggris Kembangkan Vaksin Tiruan untuk Lawan Covid-19

Ilmuwan di Inggris Kembangkan Vaksin Tiruan untuk Lawan Covid-19

Fenomena
Misteri Mahluk Berleher Super Panjang Akhirnya Terungkap, Ini Penjelasannya

Misteri Mahluk Berleher Super Panjang Akhirnya Terungkap, Ini Penjelasannya

Fenomena
Ledakan Lebanon, Bagaimana Amonium Nitrat Menghancurkan Kota?

Ledakan Lebanon, Bagaimana Amonium Nitrat Menghancurkan Kota?

Oh Begitu
Sejak 5 Agustus, Rentetan Gempa Sumba Mencapai 112 Kali

Sejak 5 Agustus, Rentetan Gempa Sumba Mencapai 112 Kali

Fenomena
Rentetan 3 Gempa Guncang Sumba NTT, Begini Analisis BMKG

Rentetan 3 Gempa Guncang Sumba NTT, Begini Analisis BMKG

Fenomena
Banyak Hewan Terancam Punah, Kenapa Ilmuwan Pilih Selamatkan Parasit?

Banyak Hewan Terancam Punah, Kenapa Ilmuwan Pilih Selamatkan Parasit?

Fenomena
Mengapa Zebra Punya Garis-garis Hitam Putih di Tubuh? Ini Penjelasan Sains

Mengapa Zebra Punya Garis-garis Hitam Putih di Tubuh? Ini Penjelasan Sains

Oh Begitu
Deteksi Kilat Corona, Swab Antigen Lebih Akurat Dibanding Rapid Test

Deteksi Kilat Corona, Swab Antigen Lebih Akurat Dibanding Rapid Test

Oh Begitu
komentar di artikel lainnya
Close Ads X