Kompas.com - 01/12/2018, 18:05 WIB
. Getty Images/iStockphoto.

Menurut para peneliti, kurangnya sumber daya dan informasi yang terbatas adalah bagian dari kondisi sosial yang memainkan peran dalam membentuk perilaku seksual yang tidak aman yang meningkatkan kerentanan HIV di antara mereka.

Penelitian ini menujukkan betapa pentingnya edukasi seks yang meliputi penyakit yang menyertainya dilakukan sedari dini. Tidak hanya sedari dini, tetapi juga harus jelas dan lengkap untuk menghindari informasi yang meleset tentang HIV/AIDS.

Menurut data terakhir yang tersedia, jumlah total kasus HIV/AIDS di kedua kabupaten tersebut adalah 921, dan perilaku seksual yang tidak terlindungi adalah modus utama penularannya. Selain itu, faktor pendukung lain, seperti kemudahan mengakses rumah bordil, dan pengaruh sosial lain, seperti teman, turut serta meningkatkan kerentanan terhadap HIV/AIDS.

Baca juga: Meski Belum Bisa Disembuhkan, HIV Sudah Bisa Dikendalikan

Studi ini menunjukkan perlunya peningkatan kesadaran HIV/AIDS yang mencakup PSK dan pelanggannya. Selain itu, perlu juga meningkatkan ketersediaan dan aksesibilitas kondom untuk PSK dan pelanggannya.

“Penelitian lebih lanjut direkomendasikan untuk memahami apa yang dapat dilakukan oleh lembaga pemerintah dan non-pemerintah untuk mencegah dan mengurangi masalah HIV/AIDS di antara kelompok populasi ini,” jelas Nelsensius, salah satu peneliti utama dalam studi ini.

Namun, para peneliti pun mengakui bahwa studi hanya mencakup sejumlah kecil peserta dengan karakteristik serupa dalam hal latar belakang pekerjaan, tingkat pendidikan, dan pola mobilitas. Oleh karena itu, penelitian kurang mungkin untuk digeneralisasikan dengan karakteristik yang berbeda dan dalam lingkungan yang berbeda secara global.

“Namun, temuan penelitian ini dapat digunakan untuk menginformasikan penelitian masa depan, untuk mencakup peserta heterogen dengan latar belakang yang berbeda dalam hal tingkat pendidikan dan pekerjaan, dan dari pengaturan yang berbeda,” tutupnya.

Temuan ini telah dipublikasikan dalam jurnal Plos One.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Video Pilihan

Sumber PLOS ONE
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.