5 Usaha Orang Jawa Kenang Leluhur Saat Hidup di Belanda

Kompas.com - 29/11/2018, 07:32 WIB
Kesenian Jawa seperti gamelan dan tari Jawa juga terus dilestarikan di benua biru. Pemilik gamelan sengaja mendatangkan gamelannya langsung dari Jawa untuk dimainkan komunitas Jawa di Belanda ataupun masyarakat asli Belanda. Kesenian Jawa seperti gamelan dan tari Jawa juga terus dilestarikan di benua biru. Pemilik gamelan sengaja mendatangkan gamelannya langsung dari Jawa untuk dimainkan komunitas Jawa di Belanda ataupun masyarakat asli Belanda.

Kesenian Jawa di Belanda mengalami proses transformasi dan kreasi. Tidak semua kesenian Jawa di Belanda sama persis dengan yang berkembang di Tanah Air.


Salah satu yang eksis adalah seni tari, wayang kulit, gamelan, seni bela diri pencak silat, dan berbagai permainan tradisional Jawa, misalnya balap karung.

Untuk gamelan, pemiliknya yang merupakan keturunan Jawa di Belanda sengaja mendatangkan berbagai macam instrumen ke Belanda.

Kesenian Jawa di Belanda menjadi bagian dari bentuk bakti kepada para leluhur orang-orang Jawa sekaligus mempererat hubungan antar keturunan Jawa agar tetap selaras.

Baca juga: Fosil Jari 90.000 Tahun di Arab Saudi, Bukti Kehebatan Migrasi Manusia

5. Besik kubur, besik ati

Sama seperti di Jawa, menjelang hari-hari besar para keluarga keturunan Jawa akan melakukan besik kubur atau membersihkan makam leluhur untuk memberikan tempat peristirahatan terbaik untuk roh leluhur.

Tradisi ini dilakukan di makam-makam Jawa yang ada di Belanda, misalnya komplek makam St Michiegesteel.

Halaman:


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Rahasia Alam Semesta: Seberapa Besar Alam Semesta ini?

Rahasia Alam Semesta: Seberapa Besar Alam Semesta ini?

Oh Begitu
Sering Tidak Terdiagnosis, Kenali Penyakit Autoimun Sjogren's Syndrome

Sering Tidak Terdiagnosis, Kenali Penyakit Autoimun Sjogren's Syndrome

Oh Begitu
Seri Baru Jadi Ortu: Bayi Pilek, Bagaimana Cara Sedot Ingusnya?

Seri Baru Jadi Ortu: Bayi Pilek, Bagaimana Cara Sedot Ingusnya?

Oh Begitu
Diabetes Penyakit Turunan, Mungkinkah Bisa Dicegah?

Diabetes Penyakit Turunan, Mungkinkah Bisa Dicegah?

Oh Begitu
Penyakit Baru di China Menghantui di Tengah Pandemi Covid-19, Apa Itu Virus Tick Borne?

Penyakit Baru di China Menghantui di Tengah Pandemi Covid-19, Apa Itu Virus Tick Borne?

Fenomena
Studi Temukan, OTG Corona Sama Menularnya dengan yang Bergejala

Studi Temukan, OTG Corona Sama Menularnya dengan yang Bergejala

Oh Begitu
Obesitas di Amerika Serikat bisa Turunkan Efektivitas Vaksin Covid-19

Obesitas di Amerika Serikat bisa Turunkan Efektivitas Vaksin Covid-19

Fenomena
Unika Atma Jaya Jakarta Resmikan Laboratorium Covid-19 Aman Lingkungan

Unika Atma Jaya Jakarta Resmikan Laboratorium Covid-19 Aman Lingkungan

Oh Begitu
AI Bisa Jadi Alat Transformasi Sampah Menjadi Produks Bernilai Seni, Kok Bisa?

AI Bisa Jadi Alat Transformasi Sampah Menjadi Produks Bernilai Seni, Kok Bisa?

Oh Begitu
Waspada, Penderita Diabetes Pengidap Covid-19 Lebih Banyak Meninggal

Waspada, Penderita Diabetes Pengidap Covid-19 Lebih Banyak Meninggal

Oh Begitu
Penciptaan AI Juga Butuh Etika, Apa Maksudnya? Ini Penjelasan Ahli

Penciptaan AI Juga Butuh Etika, Apa Maksudnya? Ini Penjelasan Ahli

Oh Begitu
Mengapa Ahli Ingatkan Waspada Infeksi Covid-19 jika Punya Diabetes?

Mengapa Ahli Ingatkan Waspada Infeksi Covid-19 jika Punya Diabetes?

Oh Begitu
Misteri Tubuh Manusia: Kenapa Air Bikin Jari Tangan dan Kaki Keriput?

Misteri Tubuh Manusia: Kenapa Air Bikin Jari Tangan dan Kaki Keriput?

Kita
Studi: Flu Biasa Melatih Sistem Kekebalan Tubuh Mengenali Covid-19

Studi: Flu Biasa Melatih Sistem Kekebalan Tubuh Mengenali Covid-19

Oh Begitu
Ilmuwan Sebut Kotoran Burung Laut Bisa Bernilai Jutaan Dollar, Kok Bisa?

Ilmuwan Sebut Kotoran Burung Laut Bisa Bernilai Jutaan Dollar, Kok Bisa?

Fenomena
komentar di artikel lainnya
Close Ads X