Dari Godzilla hingga Einstein, Ini 21 Rasi Bintang Terbaru dari NASA

Kompas.com - 22/10/2018, 12:40 WIB
NASA baru saja mengumumkan daftar nama konstelasi sinar gamma. Berikut penampakannya. NASA baru saja mengumumkan daftar nama konstelasi sinar gamma. Berikut penampakannya.

KOMPAS.com - Belum lama ini NASA mengeluarkan daftar konstelasi terbaru yang bersumber dari sinar gamma. Jauh berbeda dari sebelumnya, nama yang dipilih NASA untuk 21 gugusan bintang ini lebih populer dan modern.

Kalau dulu kita mengenal Aries sampai Vega, kali ini NASA memilih nama-nama dari karakter dan mitos modern, sampai tempat terkenal di dunia.

Di antaranya ada Little Prince, TARDIS yang merupakan mesin waktu dari serial televisi Doctor Who, Mjolnir atau palu milik Thor, Godzilla, Hulk, sampai Starship Enterprise - pesawat antariksa dalam film Star Trek.

Selain karakter dan mitos fiksi, terselip nama ilmuwan Albert Einstein dalam daftar tersebut. Juga tempat ikonik seperti menara Eiffel, Golden Gate, Obelisk, Koloseum, dan gunung Fuji dari Jepang.

Baca juga: Kisah Astronot NASA Selamat dari Roket Soyuz yang Gagal Meluncur

Konstelasi ini didapat dari hasil pengamatan Teleskop Sinar Gamma Fermi. Dari teleskop Fermi, para ahli menemukan titik-titik pancaran cahaya berupa sinar gamma yang membentuk pola seperti disebutkan di atas.

Bagi ahli, konstelasi sinar gamma ini merupakan bentuk perayaan misi Fermi yang sudah berjalan selama 10 tahun.

NASA baru saja mengumumkan daftar nama konstelasi sinar gamma. Berikut penampakannya. NASA baru saja mengumumkan daftar nama konstelasi sinar gamma. Berikut penampakannya.

"Mengembangkan konstelasi tidak resmi adalah cara yang sangat menyenangkan untuk menyoroti satu dekade pencapaian Fermi. Lewat satu atau banyak cara, semua rasi bintang sinar gamma memiliki kaitan dengan Fermi," kata Julie McEnery, ilmuwan proyek Fermi di Goddard Space Flight Center NASA, di Greenbelt, Maryland.

Dilansir dari laman resmi NASA, Large Area Telescope (LAT) dari misi Fermi telah memindai seluruh langit sejak 2008. Tugasnya memetakan dan mengukur sumber sinar gamma, cahaya berenergi tertinggi di alam semesta.

Emisi bisa berasal dari pulsar (bintang neutron yang berotasi dengan cepat dan merupakan sisa dari kematian sebuah bintang masif), ledakan nova, puing ledakan supernova, gelembung sinar gamma raksasa yang terletak di galaksi kita, ledakan sinar gamma, dan lain sebagainya.

Dalam konstelasi terbaru, NASA juga memakai nama karakter Hulk dan Tardis. Tak ketinggalan, menara Eiffel dari Paris. Dalam konstelasi terbaru, NASA juga memakai nama karakter Hulk dan Tardis. Tak ketinggalan, menara Eiffel dari Paris.

Elizabeth Ferrara yang memimpin proyek konstelasi mengatakan, pada 2015 pihaknya berhasil memetakan sekitar 3.000 sumber sinar gamma. Angka tersebut 10 kali lipat lebih banyak dibanding sebelum misi Fermi dilakukan.

"Untuk pertama kalinya, jumlah sumber sinar gamma sebanding dengan jumlang bintang di rasi bintang tradisional. Jadi kami pikir, kenapa tidak untuk mengelompokkannya menjadi rasi bintang baru," imbuh Ferrara.

Pemilihan karakter fiksi dan tempat ikonik dari seluruh dunia pun bukan tanpa alasan.

Misalnya saja Hulk dan Godzilla, keduanya merupakan makhluk yang tercipta dari eksperimen yang memanfaatkan paparan sinar gamma. Sementara tempat-tempat ikonik dari suatu negara merupakan lambang negara yang berkontribusi dalam misi ini.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber NASA
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X