Sudah Mulai Hujan, Kok Jakarta Masih Panas dan Gerah?

Kompas.com - 19/10/2018, 17:00 WIB
Ilustrasi hujan. KOMPAS.com / ANDREAS LUKAS ALTOBELIIlustrasi hujan.

Menurut Agie, dalam 30 tahun terakhir, suhu maksimum terjadi di bulan Oktober.

"Dan biasanya terjadinya di siang hari," tutur Agie.

Baca juga: Akhirnya Jakarta Hujan! Ucapkan Selamat Datang pada Petrikor

"Dari pengamatan cuaca hari ini, (suhu) sudah agak turun sedikit. Ini sekarang rata-rata suhu tertingi 36 derajat Celcius," tambahnya.

Agie juga mengingatkan dengan keadaan suhu dan cuaca seperti ini membuat banyak orang rentan terkena flu.

"Karena, misalnya Jakarta, di Oktober minggu kedua ini pada siang dan sore hari sudah mulai ada hujan," katanya.

"Adanya hujan di sore hari tapi suhunya masih panas (membuat masyarakat rentan terserang flu)," imbuh Agie.

Panas vs Gerah

Selain membahas cuaca di wilayah Pulau Jawa yang panas, Agie juga menjelaskan rasa gerah yang dirasakan ketika akan terjadinya hujan.

"Ketika sebelum hujan itu kan sebenarnya lembab, jadi saat mendung itu ada uap air yang di sekitar wilayah kita," ujar Agie.

Agie menjelaskan, "Uap air ini kan sebenarnya penghantar panas (kalor) yang cukup bagus. Sehingga kita cenderung merasakan cuaca yang sumuk sebelum hujan."

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X